Jakarta, Petrominer – Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus Corona di lingkungan kerja, PT PLN (Persero) mengeluarkan panduan pencegahannya, baik untuk internal maupun eksternal. Tentunya, panduan ini mengikuti panduan pencegahan virus Corona yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Panduan ini disusun secara sederhana, sehingga dapat dijalankan sampai di level paling bawah. Ada dua panduan pokok, yakni KERJAKAN dan HINDARI. Semacam DO’’s and DON’T’s,” kata Executive Vice President HSSE PLN, Komang Parmita, Sabtu (8/2).

Menurut Komang, Divisi HSSE PLN juga telah menyiapkan bahan visual antara lain brosur, banner, dan leaflet untuk melakukan komunikasi pencegahan virus Corona terhadap pegawai dan tamu. Selain itu, telah disusun pula prosedur tata laksana dan rujukan, penyiapan ambulans serta logistik penunjang pelayanan kesehatan antara lain obat-obat suportif dan alat-alat kesehatan.

“Termasuk dalam panduan itu adalah pedoman untuk para resepsionis di lingkungan kerja PLN,” jelasnya.

Dalam panduan yang didistribusikan kepada seluruh pegawai di lingkungan PLN yang jumlahnya lebih dari 45 ribu di seluruh Indonesia, para pegawai diminta untuk MENGHINDARI antara lain: (1) Bertemu dengan orang yang baru tiba dari China Daratan sejak bulan Januari 2020; (2) Bepergian menuju China Daratan untuk tujuan apapun sampai peringatan bepergian dicabut oleh otoritas yang berwenang; (3) Menyebarkan info tentang virus Corona yang tidak jelas sumbernya kepada pihak lain atau menjadikannya bahan bercanda.

Para pegawai PLN juga diminta untuk MENGERJAKAN tiga hal penting untuk mencegah peredaran virus Corona di lingkungan kerja, dengan cara: (1) mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah beraktivitas apapun di lingkungan kerja; (2) memakai masker terutama di tempat umum jika merasa batuk, demam, pilek, atau sesak nafas; (3) melaporkan ke poliklinik perusahaan atau layanan medis terdekat apabila ada rekan kerja yang mengalami gejala demam, batuk, pilek, dan sesak nafas.

Selain untuk kalangan internal, PLN juga mengeluarkan panduan untuk kalangan eksternal yang berinteraksi dengan lingkungan kerja di PLN. Untuk kalangan eksternal, petugas resepsionis akan menyarankan tamu yang datang untuk melakukan cuci tangan di tempat yang disediakan, memberikan masker berstandar medis apabila membutuhkan, termasuk melakukan pemeriksaan awal apabila dipandang perlu.

Komang memberi contoh di Bali. Ada empat tenaga asing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celuk Bawang, Buleleng, Bali, yang baru datang dari China langsung dikarantina dan diisolasi.

“Kedatangan mereka langsung dikoordinasikan oleh unit setempat dengan institusi kesehatan setempat, dalam hal ini Dinas Kesehatan Provinsi Bali,” paparnya.

Keempat tenaga kerja asing tersebut telah diisolasi selama 14 hari, sesuai dengan prosedur penanganan virus Corona yang dikeluarkan Pemerintah. Sementara 52 orang pekerja di lapangan yang masih berada di China untuk sementara tidak diijinkan kembali ke Indonesia dan diwajibkan untuk mengikuti prosedur standar. Mereka terus dipantau dan diminta untuk melaporkan situasi terbaru, dan terus disuplai dengan informasi terbaru terkait kebijakan pencegahan virus Corona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here