, ,

Black & Veatch jadi Konsultan Utama Proyek Vanda Solar & Battery

Posted by

Jakarta, Petrominer – Vanda RE mencatat pencapaian baru dalam menggarap proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan penyimpanan energi di Indonesia. Perusahaan ini telah menunjuk Black & Veatch sebagai Konsultan Teknik Utama untuk proyek Vanda Solar & Battery di Kepulauan Riau.

Country Manager Indonesia Gurīn Energy, Enda Ginting, mengatakan Black & Veatch akan menyediakan layanan perancangan teknik proyek secara keseluruhan dan pengadaan untuk proyek Vanda RE. Mulai dari sistem tenaga surya fotovoltaik (PV) dan sistem penyimpanan energi baterai (battery energy storage system/BESS), solusi inverter PV, gardu induk tegangan tinggi (high-voltage/HV), jalur transmisi tegangan tinggi (HV), hingga pelabuhan, dan infrastruktur pendukung lainnya.

“Kami sangat senang menyambut Black & Veatch ke dalam tim Proyek Vanda Solar & Battery. Kami yakin kolaborasi ini akan membantu Gurīn Energy dan Vanda RE dalam mewujudkan misi kami untuk mempercepat transisi energi di Asia” ujar Enda, Rabu (11/6).

Proyek ini dikembangkan oleh Vanda RE Pte Ltd, perusahaan joint venture yang kepemilikannya dimiliki oleh Gurīn Energy dan Gentari melalui Gentari International Renewables. Proyek inovatif ini didukung oleh kapasitas terpasang panel surya fotovoltaik (PV) sebesar 2 gigawatt peak (GWp) dan penyimpanan baterai sebesar 4,4 gigawatt hours (GWh).

Sementara Managing Director Asia Pasifik Black & Veatch, Jerin Raj, mengatakan proyek Vanda Solar & Battery membuktikan bahwa transisi energi dapat mendorong pencapaian tujuan ekonomi dan lingkungan. Proyek ini merupakan bagian dari koridor ekonomi hijau yang sedang dikembangkan antara Indonesia dan Singapura.

“Kami siap menerapkan praktik terbaik untuk proyek regional penting ini,” ujar Jerin Raj.

Proyek-proyek dalam koridor ekonomi hijau, seperti Proyek Vanda Solar & Battery, akan mendorong produsen teknologi ramah lingkungan terkemuka untuk berinvestasi dalam rantai pasok dan industri teknologi ramah lingkungan di Indonesia. Ini akan menciptakan efek domino positif bagi perekonomian Indonesia dengan menurunkan biaya pengembangan energi terbarukan domestik dalam jangka panjang dan meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi bagi sektor-sektor yang bergantung pada energi hijau.

Satu tanggapan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *