Beberapa UMKM binaan Pertamina di sebuah pameran dagang.

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina (Persero) terus mendorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar naik kelas sehingga berdaya saing tinggi. Apalagi, setelah melalui tantangan Covid-19 saat ini. Dana cukup besar telah disiapkan untuk disalurkan kepada para UMKM binaan, dalam bentuk pinjaman modal dan pembinaan usaha.

“Pertamina terus mendukung pengembangan UMKM mitra binaan agar tumbuh menjadi pelaku usaha yang tangguh, kuat dan mandiri,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, Sabtu (1/8).

Pertamina pun membuka kesempatan kepada para pelaku UMKM untuk menjadi Mitra Binaan. Dengan begitu, UMKM bisa mendapatan pinjaman modal usaha serta pembinaan usaha.

Menurut Manager SMEPP Pertamina, Rudi Ariffianto, pelaku UMKM yang menjadi mitra binaan Pertamina akan mendapatkan fasilitas pembiayaan yang mudah dan murah.

“Penyaluran Dana Pinjaman Program Kemitraan diberikan dengan nilai hingga Rp 200 juta dan jasa administrasi sebesar 3 persen per tahun,” ujar Rudi.

Pengajuan aplikasi untuk menjadi Mitra Binaan Program Kemitraan Pertamina sekarang semakin mudah. Para peminat cukup mengunjungi website Pertamina di www.pertamina.com/id/program-kemitraan. Malahan, sekarang ada panduan pengisian yang memudahkan UMKM dalam melengkapi aplikasi.

UMKM mitra binaan Pertamina terbukti banyak yang berhasil. Salah satunya Nurchaeti, mitra binaan Pertamina yang bergerak dalam usaha kuliner keripik dan catering di bawah bendera CV N&N.

Menurut Nurchaeti, usahanya terbantu secara permodalan melalui Program Kemitraan Pertamina. Pertamina memberikan pelayanan pembiayaan untuk modal usaha yang sangat bersahabat.

“Pertamina juga memberikan fasilitas pameran dalam dan luar negeri sehingga memberikan kesempatan produk untuk lebih dikenal di mancanegara. Dengan pameran, kami bisa mendapatkan kontrak ekspor selama dua tahun dengan tujuan Singapura,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan, Pertamina membantu pemasaran usahanya dengan memberikan fasilitas penjualan secara langsung di Halal Park Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dan Halal Park di Hall Lapangan Basket, Senayan, Jakarta. Pertamina juga membantu perluasan pasar dengan memasuki pasar retail melalui Bright Café Pertamina.

Dengan berbagai perluasan pasar, omset penjualanya secara online meningkat sebanyak 40 persen sebagai dampak promosi yang dilakukan Pertamina melalui katalog, website hingga media sosial. Ia juga bangga, karena usahanya dinobatkan Pertamina sebagai juara 1 Local Hero kategori Kemitraan.

UMKM lainnya adalah Dwi Karti Handayani, pemilik usaha Den Bagus. UMKM ini memproduksi Wedang uwuh di Bantul, Yogyakarta. Usahanya semakin berkembang setelah menjadi mitra binaan Pertamina.

“Dengan menjadi mitra binaan Pertamina, kapasitas produksi meningkat serta jaringan pemasaran semakin luas,” ujarnya.

UMKM Naik Kelas

Belum lama ini, Pertamina meluncurkan Pilot Project Pendampingan UMKM Naik Kelas Program Kemitraan Pertamina. Dana sebesar Rp 100 miliar telah disiapkan untuk disalurkan kepada 1.000 UMKM binaan di tengah pandemi Covid-19.

Sebagai langkah konkret awal, Pertamina melakukan proses rekrutasi meliputi survey, verifikasi dan assessment dengan menyeleksi Calon Mitra Binaan potensial untuk penyaluran dana program yang diberikan secara bertahap. Untuk tahap rekrutasi, dimulai di Provinsi DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat dengan nilai pengajuan sebesar Rp 2,39 miliar dari 24 Calon Mitra Binaan.

UMKM potensial tersebut berasal dari berbagai sektor, khususnya UMKM yang usahanya meningkat di masa pandemi Covid-19, seperti sektor industri di bidang usaha makanan dan minuman dalam kemasan serta alat pelindung diri, hand sanitizer dan masker kain.

Upaya pemberdayaan UMKM oleh Pertamina dengan pemberian modal usaha dan pembinaan, khususnya pada kondisi pandemi Covid-19 ini dapat menjadi solusi UMKM untuk dapat bangkit. Untuk pembinaan tersebut, Pertamina memberikan pelatihan kewirausahaan, pembukaan akses pasar, sertifikasi maupun perizinan serta program peningkatan kapasitas kewirausahaan dengan coaching dan mentoring dengan berbagai praktisi bisnis.

Sasaran Program Pilot Project Pendampingan UMKM Naik Kelas Program Kemitraan Pertamina diberikan kepada UMKM multisektor mencakup industri, pertanian, perkebunan, dan perdagangan di beberapa titik di Indonesia, yakni provinsi Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Kalimantan Barat.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here