Berkarir Di Luar Negeri, Pulang Jadi Menteri

0
551
Arcandra Tahar. (Petrominer/Sony)

Jakarta, Petrominer — Pada hari ketiga menjabat sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar melakukan pertemuan dengan para wartawan. Hal pertama yang dikonfirmasi kepada media adalah penulisan namanya. Dilanjutkan dengan cerita tentang perjalanan karirnya selama 21 tahun di Amerika Serikat.

“Saya orang baru di sini, sudah selayaknya memperkenalkan diri, utamanya spelling nama saya yang sering salah ditulis,” ujar Arcandra membuka pertemuan perdananya dengan para wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jum’at siang (29/7).

Dia mengakui namanya memang aneh. Inilah yang menyebabkan salah tulis maupun salah panggil.

“Saya orang padang. Orang padang itu namanya aneh-aneh. Spelling nama saya Arcandra. Tanpa hotel, karena mahal bayar hotel. Nama belakang saya Tahar, juga gak pake hotel. Sementara nama panggilan, kalau di Amerika disebutnya Mr Tahar. Namun di sini biasa dipanggil Candra,” jelasnya.

Pria asal Padang Pariaman, Sumatera Barat ini melanjutkan ceritanya. Dia merupakan lulusan Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1989. Dia menyelesaikan studinya strata 1 dalam waktu 5 tahun berakhir pada 1994.

Tidak puas, Arcandra pun melanjutkan pendidikan strata 2 di A&M University Texas Amerika jurusan Ocean Enginering pada 1996. Lokasi kampus ini berada di sebuah kota kecil, yang berjarak satu setengah jam dari kota Houston.

Seperti tidak ada kepuasan untuk belajar, Arcandra pun melanjutkan pendidikan strata 3 pada perguruan tinggi dan jurusan yang sama pada tahun 1998.

“Dari 1998 sampai 2001 saya tamat PhD di bidang ocean engineering. Ilmu ini tidak berkaitan dengan biota laut, tapi berkaitan dengan anjungan lepas pantai baik laut dangkal maupun dalam. Jadi nggak ada hubungan sama sekali dengan ikan,” tuturnya.

Selama mencari ilmu di negeri orang, dia menemukan dua guru yang sudah kawakan dalam pencarian minyak dan gas bumi di lepas pantai. Guru pertamanya adalah Ed Horton yang sudah wafat setahun lalu pada usia 87 tahun. Guru pertamanya ini merupakan pencipta anjungan lepas pantai (platform) ‎yang saat ini digunakan dalam pencarian migas di tengah laut.

“Dia guru dari para guru untuk bidang ocean platform,” tegasnya.

Guru keduanya adalah Lyli Finn, yang juga ahli pada bidang yang sama. ‎”Jadi kedua bapak ini adalah guru saya selama berkarir di Huston. Mungkin karena keenakan belajar, setahun dua tahun, sampai tahun 2016 nggak pulang-pulang,” papar Arcandra.

Memasuki tahun ke-21 berkarir di Texas, Arcandra ‎nya bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Mereka pun kerap berdikusi tentang masalah perminyakan di Indonesia, di antara membangun kedaulatan energi secepatnya.

Akhirnya, Arcandra pun diangkat menjadi Menteri ESDM mengantikan Sudirman Said. Menurutnya, jabatan tersebut sudah diatur tuhan dan bisa hilang dalam waktu yang tidak terduga.

‎”Akhirnya saya menepatkan posisi ini, akhirnya ini jalanya takdir ada yang ngatur,‎ jabatan Menteri bisa hilang sore ini sekarang atau besok, yang tidak boleh hilang persahabatan dan kebaikan yang kita terima,” tutup Arandra.

Biodata

Selama ini, sejumlah jabatan mentereng pernah diemban pria berusia 45 tahun ini. Dia pernah menjadi Principal Horton Wison Deepwater Inc sejak Oktober 2009 hingga Oktober 2013, bekerja di AGR Deepwater Development System Inc. di Hydrodynamics Lead Floa TEC LLC dan berbagai perusahaan internasional lainnya.

Nama Lengkap : Dr Arcandra Tahar

Pendidikan
ITB Teknik Mesin : 1989 -1994
Texas A&M University Ocean Engineering : 1996 – 1998
Texas A& M Univeristy Ocean Engineering (Doctor of Philosophy) : 1998 – 2001

Riwayat Pekerjaan
Presiden Petroneering : 2013-2016
Principal Horton Wison Deepwater : 2009 – 2013
Principal dan Presiden Asia Pasific AGR Deepwater Development System : 2007-2009
Hydronynamics Lead FloaTec LLC 2006 – 2007
Peneliti Technip Offshore : 2001 – 2006
Asisten Peneliti Offshore Technology Research Center : 1997 – 2001
Technical Advisor Noble Denton : 2000

Pengalaman Kerja
Product Development, Wave Basin Model Testing, Offshore Field Measurement, Deepwater Platform Design and Analysis (Spar, TLP and Semisubmersible), FPSO Analysis, Shallow Water Platform Design and Analysis (Buoyant Tower), Mooring Design and Analysis, Riser Design and Analysis, Naval Architecture, Hydrodynamics, Software Development, Asset Integrity Management, Wave Energy, Offshore Drilling.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here