Peresmian SPBU BBM Satu Harga di Nusa Tenggara Timur.

Lombok, Petrominer – Kehadiran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam program BBM Satu Harga diyakini telah banyak membantu masyarakat dalam mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga murah. Hal inilah yang mendorong PT Pertamina (Persero) untuk terus mendukung program Pemerintah yang digulirkan sejak setahun lalu.

Menurut Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) V, Rifky Rakhman Yusuf, Kehadiran SPBU BBM Satu Harga telah memudahkan masyarakat yang sebelumnya harus membeli dari pengecer yang jaraknya bisa mencapai 15-60 km dari lokasi masing-masing.

“Kami berharap adanya SPBU BBM Satu Harga dapat memudahkan masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya dan dapat mendorong harga BBM yang merata untuk seluruh Indonesia,” ujar Rifky, Jum’at (2/11).

Dia memaparkan, Pertamina MOR V telah merealisasikan tujuh dari 10 lokasi BBM Satu Harga di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur yang ditargetkan tahun 2018 ini. Sebelumnya, Pertamina MOR V telah merealisasikan delapan lokasi BBM Satu Harga sepanjang tahun 2017 lalu.

Dari tujuh lokasi tersebut, lima lokasi berada di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan dua lokasi lainnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedua lokasi di NTT ini adalah SPBU Kompak (56.851.02) di Kabupaten Sabu Raijua di Jalan Trans Seba dan SPBU Modular (55.865.11) di Kecamatan Borong, Manggarai Timur, di Jalan trans Ruteng Borong.

Sementara lima lokasi di NTB yang telah beroperasi penuh menjalankan BBM 1 Harga diantaranya adalah SPBU DODO di Kecamatan Moyohulu, Kabupaten Sumbawa; SPBU Kompak di Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat; dan SPBU Kompak di Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa, SPBU Kompak (56.841.08) di Kecamatan Wera terletak di Dusun Terewuwu, Desa Tawali, Kabupaten Bima dan SPBU Kompak (56.835.12) di Kecataman Praya Barat terletak di Jalan Bendungan KM 2, Desa Darek, Kabupaten Lombok Tengah.

“Dua lokasi terakhir baru saja diresmikan pengoperasiannya, Rabu (31/10). Kedua SPBU tersebut akan menjual bahan bakar jenis Premium dengan kapasitas masing-masing 20 kiloliter (KL),” Rifky.

Suplai BBM untuk SPBU di Praya, Kabupaten Lombok Tengah berasal dari TBBM Ampenan dengan menggunakan mobil tangki. Sedangkan suplai BBM untuk SPBU di Wera berasal dari TBBM Bima juga dengan menggunakan mobil tangki. Kehadiran dua SPBU ini memudahkan masyarakat yang sebelumnya harus membeli dari pengecer yang berjarak 15-60 km dari lokasi masing-masing.

Menurutnya, kelima SPBU yang hadir di Nusa Tenggara Barat ini menambah pencapaian Pertamina MOR V yang ditargetkan 10 titik BBM Satu Harga untuk tahun 2018. Sementara tiga lokasi tersisa di wilayah NTT akan segera beroperasi dan diresmikan dalam waktu dekat.

“Realisasi sejak tahun 2017 hingga bulan Oktober 2018, Pertamina MOR V sudah meresmikan dan mengoperasikan sebanyak 13 SPBU BBM Satu Harga. Hal ini disambut baik bagi pemerintah dan masyarakat karena harga bahan bakar yang mereka dapatkan tidak akan lagi berbeda,” papar Rifky.

Pengisian BBM ke sepeda motor di SPBU Kompak di Praya Barat, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat,, usai SPBU BBM Satu Harga itu diresmikan, Rabu (31/10).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here