Jakarta, Petrominer — Upaya Pemerintah untuk mewujudkan energi berkeadilan melalui Program BBM Satu Harga terus membuahkan hasil. Program yang dicanangkan akhir tahun 2016 oleh Presiden Joko Widodo itu kini sudah mencangkup 12 wilayah.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melaksanakan Program BBM Satu Harga dengan membangun lembaga penyalur BBM di kabupaten yang harga BBM-nya masih mahal. Realisasi program per tanggal 1 Juni 2017, yaitu 12 lembaga penyalur BBM telah beroperasi.

“Tugas Kementerian adalah selalu mensejahterahkan rakyat. Kita selalu mendorong semua sumber daya alam yang (pengelolaannya) diamanahkan kepada Kementerian ini diusahakan untuk pemerataan dan pelayanan masyarakat yang lebih berkeadilan,” ujar Menteri ESDM, Ignasius Jonan, seperti dikutip website berita Kementerian ESDM, Minggu (4/6).

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementerian ESDM, Sujatmiko menjelaskan, status saat ini rencana program BBM satu harga akan dibangun lembaga penyalur BBM di 150 titik pada 148 kabupaten. Dengan rincian, 54 titik pada tahun 2017, 50 titik tahun 2018, dan 46 titik di tahun 2019.

“Untuk tahun 2017, dari rencana sebanyak 54 titik, per tanggal 1 Juni 2017 telah beroperasi sebanyak 12 titik di 12 kabupaten. Bahkan pertengahan atau akhir Juni nanti bisa bertambah lagi. BBM satu harga berjalan efektif dan terus mengalami kemajuan,” ujar Sujatmiko,

Sebelumnya, jelas Sujatmiko, harga BBM di 12 kabupaten tersebut ada yang mencapai hingga Rp 18.000 per liter. Sekarang harganya sesuai ketetapan Pemerintah sebagaimana yang dijual di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Pertamina.

“Masyarakat di 12 kabupaten tersebut sebelumnya membeli BBM dengan harga Rp 8 ribu hingga Rp 18 ribu per liter, tapi sekarang bisa beli dengan harga seperti di SPBU Pertamina yaitu Rp 6.450 per liter untuk Premium (BBM Khusus Penugasan), dan Rp 5.150 per liter untuk Solar,” paparnya.

Adapun 12 lokasi BBM satu harga yang telah beroperasi, status 1 Juni 2017, yaitu:

  1. Kec. Pulau-pulau Batu, Kab. Nias Selatan, Sumatera Utara
  2. Kec. Siberut Tengah, Kab. Mentawai, Sumatera Barat
  3. Kec. Karimun Jawa, Kab. Jepara, Jawa Tengah
  4. Kec. Raas, Kab. Sumenep, Jawa Timur
  5. Kec. Labuhan Badas, Kab. Sumbawa, NTB
  6. Kec. Waingapu, Kab. Sumba Timur, NTT
  7. Kec. Long Apari, Kab. Mahakam Hulu, Kalimatan Timur
  8. Kec. Wangi-wangi, Kab. Wakatobi, Sulawesi Tenggara
  9. Kec. Moswaren, Kab. Sorong Selatan, Papua Barat
  10. Kec. Morotai Utara, Kab. Morotai, Maluku Utara
  11. Kec. Distrik Paniai Barat, Kab. Paniai, Papua
  12. Kec Jagoi Babang, Kab. Bengkayang, Kalimantan Barat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here