Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di Distrik Mapia, Dogiyai, Papua.

Jakarta, Petrominer – Realisasi BBM Satu Harga oleh BPH Migas kembali disorot oleh Komisi VII DPR RI. Dari target 253 lembaga penyalur pada tahun 2020, tercatat baru terealisasi 175 lembaga penyalur.

“Masih jauh dari target. Baru mencapai 69 persen,” ujar Anggota Komisi VII, Saadiah Uluputty, usai Rapat Kerja dengan Eselon I Kementerian ESDM, termasuk Kepala BPH Migas, Kamis (10/9).

Menurut Saadiah, pencanangan kebijakan BBM Satu Harga dilatarbelakangi oleh mahalnya harga BBM di beberapa daerah, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Daerah 3T, termasuk Indonesia Bagian Timur, menjadi fokus Pemerintah dalam mengimplementasikan program BBM Satu Harga.

Penyediaan BBM Satu Harga oleh lembaga penyalur telah memudahkan masyarakat untuk membeli BBM dengan harga jual eceran yang ditetapkan Pemerintah. Kebijakan ini ditegaskan dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan Secara Nasional.

“Permen tersebut mengamanatkan penyalur BBM tersedia di lokasi tertentu yaitu lokasi-lokasi yang belum terdapat Penyalur Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan. BPH harus bekerja lebih keras untuk memastikan target 253 lembaga penyalur dapat terpenuhi,” tegas anggota Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan Maluku.

Namun, menurutnya, BBM satu harga di daerah-daerah 3T baik premium maupun solar belum terwujud sepenuhnya. Pasalnya, di titik serah terima yang lebih rendah seperti di tingkat penyalur atau Agen Premium & Minyak Solar (APMS), BBM Satu Harga belum dinikmati oleh masyarakat.

Saadiah mendorong agar BPH Migas merencanakan kembali penyelesaian lembaga penyalur di berbagai daerah terutama di daerah 3T. Apalagi, jangkauan kebijakan BBM Satu Harga di daerah 3T diyakni bisa membantu menumbuhkan ekonomi masyarakat setempat. Dengan begitu, biaya transportasi akan lebih murah, biaya logistik akan lebih murah. Value ekonomi bagi masyarakat di daerah 3T juga akan bertumbuh.

“Penyiapan tempat penyalur BBM Satu Harga adalah misi mulia untuk masyarakat dan memuliakan penduduk di daerah 3T. BPH Migas berkewajiban untuk menyelesaikannya,” ujarnya mengingatkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here