Jakarta, Petrominer — Badan PengeIoIa Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bermitra dengan dengan Sucofindo meluncurkan Layanan Elektronik Pembayaran Pungutan Dana Sawit. Dalam pelaksanaannya, layanan elektronik online ini didukung oleh tiga bank terkemuka Indonesia yakni, Bank Mandiri, BRI dan BNI.
“Layanan elektronik ini meurpakan bentuk komitmen kami untuk menjamin akuntabilitas, kemudahan, dan kepastian pengelolaan pungutan dana sawit,” ujar Direktur Utama BPDPKS, Bayu Krisnamurthi, usai acara peresmian sekaligus melakukan sosialisasi atas layanan online tersebut, Kamis pagi (26/5).
Bayu Krisnamurthi menegaskan, melalui layanan online ini, stakeholder terkait, baik eksportir maupun pemerintah, dapat melihat jumlah pembayaran yang telah dilakukan secara realtime.
Layanan Elektronik itu diresmikan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Bambang Brodjonegoro di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan.
Melalui layanan online ini, proses pembayaran pungutan dana sawit oleh eksportir kini menjadi Iebih mudah dengan dukungan dari tiga bank terkemuka Indonesia yaitu Bank Mandiri, Bank BRI dan Bank BNI. Pembayaran dapat dilakukan Iangsung baik melalui teller masing-masing bank maupun layanan e- channel bank seperti Internet Banking dan ATM.
Direktur Utama Sucofindo Bachder Djohan Buddin mengatakan, layanan elektronik ini merupakan bukti totalitas Sucofindo dalam mendukung perkembangan komoditas kelapa sawit Indonesia. Sucofindo siap mendukung pelaku usaha kelapa sawit untuk meningkatkan daya saing usahanya. Selain melalui jasa verifikasi ekspor dan pengujian kualitas dan jumlah produk CPO dan turunannya.
“Sucofindo juga siap mendukung mulai dari pemetaan Iahan, hingga audit sistem manajemen berdasar Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) ataupun Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO),” ujar Bachder.








Tinggalkan Balasan