Yogyakarta, Petrominer – Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Internasional Yogyakarta terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Salah satunya melalui ketersediaan dan kehandalan listrik dengan menjadi pelanggan premium PLN.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Feby Joko Priharto, menyatakan bahwa listrik merupakan salah satu elemen paling penting dalam menunjang kelancaran operasional bandara. Oleh karena itu, PLN berkomitmen untuk mendukung penyediaan listrik yang andal di bandara kebanggaan Yogyakarta ini.
“PLN telah menyambung listrik Bandara Internasional Yogyakarta dengan layanan Premium Bronze daya 8.660 kiloVolt Ampere (kVA). Layanan premium ini tentu saja akan meningkatkan kualias pelayanan bandara,” ujar Feby, Senin (31/8).
Sebagai pelanggan premium, aliran listrik Yogyakarta International Airport disuplai dari dua penyulang, dengan begitu pasokan akan lebih handal, apabila salah satu penyulang padam, secara otomatis akan langsung berpindah ke penyulang lain dalam 0,3 detik.
Dengan begitu, pelayanan di bandara akan tetap beroperasi secara maksimal tanpa ada gangguan dalam sisi pasokan listrik. Selain itu dalam memberikan pelayanan kelistrikan terbaik, PLN juga menyediakan layanan Account Executive yang melayani Bandara Internasional Yogyakarta secara khusus.
Menurut Feby, salah satu misi PLN adalah mengupayakan agar tenaga listrik menjadi penunjang kegiatan ekonomi. Untuk itu, PLN akan selalu siap berkontribusi dalam menyediakan pasokan listrik, baik untuk kegiatan pembangunan infrastruktur, operasi industri dan bisnis, serta pemenuhan kebutuhan listrik untuk rumah tangga.
Bandara Internasional Yogyakarta diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Jum’at lalu (28/8). Bandara dengan luas mencapai 219.000 meter persegi dan bisa menampung hingga 20 juta penumpang yang terletak di Kabupaten Kulonprogo ini disebut Presiden Joko Widodo sebagai bandara terbaik di Indonesia.








Tinggalkan Balasan