, , ,

Ban Bekas Mobil Tangki untuk Cegah Abrasi Pantai

Posted by

Padang, Petrominer – PT Elnusa Tbk. kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan praktik berkelanjutan. Melalui anak usahanya, PT Elnusa Petrofin, Elnusa menyerahkan 100 unit ban bekas mobil tangki kepada Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kota Padang, Sumatera Barat, untuk digunakan dalam penerapan teknologi Appostraps (Alat Pemecah, Peredam Ombak, dan Sedimen Traps) sebagai solusi mitigasi abrasi pantai.

Manager Corporate Communication Elnusa, Jayanty Oktavia Maulina, mengatakan inisiatif ini merupakan bentuk dukungan lintas sektor terhadap penanganan abrasi pesisir yang semakin mengkhawatirkan, khususnya di kawasan Padang selatan. Seremoni penyerahan ban bekas tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Rabu (16/7).

“Inisiatif ini mencerminkan peran aktif Elnusa sebagai mitra masyarakat dalam mengatasi tantangan lingkungan, khususnya melalui pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan berbasis solusi inovatif,” ujar Jayanty, Jum’at (18/7).

Appostraps merupakan teknologi sederhana dan hemat biaya yang memanfaatkan ban bekas sebagai material utama untuk meredam energi ombak dan menjebak sedimen, sehingga secara alami memperlambat proses abrasi garis pantai. Solusi ini tidak hanya adaptif dan ramah lingkungan, tetapi juga dapat diterapkan secara luas oleh masyarakat pesisir.

Pemanfaatan ban bekas operasional ini sejalan dengan prinsip zero waste, di mana limbah operasional diolah menjadi solusi ekologis yang memiliki nilai guna tinggi.

Upaya ini sekaligus menjadi kontribusi Elnusa terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, dengan pendekatan ekonomi sirkular dan penggunaan sumber daya yang bijak.

Pemerintah setempat menyambut baik dukungan Elnusa terhadap program lingkungan berbasis komunitas ini. Camat Bungus Teluk Kabung, Harnoldi, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terbangun antara perusahaan dan masyarakat.

“Bantuan ini bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga simbol kepedulian dan kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat,” ujar Harnoldi.

Teluk Kabung merupakan salah satu wilayah dengan tingkat abrasi tinggi, sehingga kehadiran Appostraps diharapkan mampu menjadi pilot project penanganan berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *