Antrian warga untuk membeli LPG 3 kg dalam sebuah operasi pasar di daerah Bogor, Jawa Barat.

Jakarta, Petrominer – Menindaklanjuti melonjaknya konsumsi LPG 3 kg di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III Jawa Bagian Barat mengintensifkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Sejalan dengan itu, Pertamina juga terus berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat dengan menambah pasokan kea gen/pangkalan resmi.

Menurut Unit Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Barat, Dian Hapsari Firasati, bersama Pemda terkait saat ini Pertamina terus berusaha memenuhi kebutuhan LPG 3 kg di masyarakat dengan penambahan pasokan ke agen/pangkalan resmi yang jumlahnya bervariasi hingga 60 persen dari penyaluran normal. Sejumlah langkah juga telah dijalankan agar masalah segera dapat teratasi.

“Pada sejumlah wilayah konsumsi LPG 3 kg meningkat tajam, sehingga stok yang biasanya disalurkan secara normal belum mencukupi. Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Energi setempat untuk memantau sejumlah titik dan mengupayakan ketersediaan pasokan sesuai kebutuhan,” ujar Dian Hapsari, Rabu (6/12).

Untuk memastikan kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran utama LPG 3 kg terpenuhi, Pertamina juga telah melaksanakan operasi pasar pada beberapa tempat. Dalam dua hari ini, operasi pasar LPG 3 kg sudah dilakukan di Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Depok.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah terutama Dinas Perindustrian dan ESDM di masing-masing lokasi yang membantu upaya ini dengan baik. Kami berharap dengan operasi pasar ini harga stabil sesuai dengan harga eceran resmi di masing-masing daerah,” paparnya.

Pertamina, jelas Dian Hapsari, juga mengapresiasi upaya pemerintah daerah yang terus melakukan pengawasan dan berinisiatif melarang PNS di daerahnya untuk tidak menggunakan gas tabung 3 kg. Upaya ini sangat berarti untuk mendorong penggunaan LPG 3 kg lebih tepat sasaran dan memberikan kesempatan kepada warga tidak mampu memperoleh hak-haknya.

Agar LPG 3 kg subsidi ini lebih tepat sasaran, Pertamina dan Pemerintah Daerah terus menggalakkan sosialisasi agar warga masyarakat yang tergolong mampu beralih menggunakan Brightgas 5,5 kg.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here