Anggota Komisi IV DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat (tengah), saat melakukan kunjungan kerja ke PLTU Ropa, Flores, NTT, beberapa waktu lalu.

Flores, Petrominer – Anggota Komisi IV DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat, mengapresiasi inovasi PLN dengan melakukan Co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ropa 2×7 Megawatt (MW). Dalam program Co-firing ini, PLN mengganti bahan bakar batubara dengan 10 persen biomassa yang diperoleh dari TOSS (Tempat Olahan Sampah Setempat).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko, menjelaskan bahwa program Co-firing merupakan bagian dari semangat pilar “green” dalam transformasi PLN. Co-firing merupakan sebuah teknologi substitusi batubara dengan energi terbarukan pada rasio tertentu yang tetap memperhatikan kualitas bahan bakar sesuai spesifikasi teknis.

“Kami terus mendorong penggunaan EBT, demi menyediakan listrik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Jatmiko, Rabu (21/10).

PLN juga berharap program ini dapat memberdayakan masyarakat, khususnya untuk memproduksi biomasa.

“Harapan kami, biomass ini dapat diproduksi di sekitar PLTU Ropa, menggunakan bahan baku dari TOSS yang potensinya sangat besar, serta dapat memberdayakan masyarakat berperan dalam mengelola sampah di sumber menjadi energi seperti bahan bakar kompor yang dapat digunakan/kebutuhan rumah tangga lainnya,” ujar Jatmiko.

Selain melakukan co-firing, dengan menggerakan warga sekitar PLTU, PLN juga melakukan inovasi dengan mengembangkan pemanfaatan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) menjadi batako, paving blok dan produk bahan konstruksi ringan lainnya.

Inovasi-inovasi inilah yang mengundang decak kagum Julie Sutrisno, seraya mengapresiasi PLN yang telah melakukan inovasi tersebut.

“Ternyata PLN tidak hanya urus listrik. Keberadaan PLTU selain masyarakat butuh listrik, di sini PLN dan Pemerintah melihat banyak potensi di daratan flores, khususnya sekitar PLTU Ropa,” ungkapnya ketika melakukan kunjungan kerja ke PLTU Ropa beberapa waktu lalu.

Alexander Mari Pasopande, salah satu Tokoh Masyarakat di lingkungan sekitar PLTU Ropa, mengungkapkan bahwa keberadaan PLTU memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar, khususnya terkait pemberdayaan masyarakat.

“Sinergi antara Pemerintah Daerah dengan PLN untuk mendorong sirkuler ekonomi masyarakat di mana Bumdes yang merupakan UMKM menjadi tulang punggung pelaksana sinergi tersebut,” ucap Alexander.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here