, ,

Andalan Penggerak Ekonomi di Tengah Pandemi

Posted by

Balikpapan, Petrominer – Selama masa pandemi Covid-19, kontribusi dari sebuah perusahaan terhadap daerah tidak hanya berupa bantuan sosial. Roda perekonomian daerah tetap bergerak karena perusahaan beroperasi secara. Tentunya, dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat.

Hal inilah yang diakui Walikota Balikpapan, Kalimantan Timur, terkait kehadiran Pertamina Group yang tetap beroperasi optimal dengan bisnis hulu hingga hilirnya. Kontribusi Pertamina tidak hanya berupa bantuan sosial bagi Kota Balikpapan, tetapi juga tetap menggerakan roda perekonomian dengan tetap optimal beroperasi agar dapat menyalurkan energi untuk kebutuhan masyarakat terutama bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.

“Dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 di area kerja dan rumah dinas perusahaan, operasional Pertamina tetap dapat berjalan dengan lancar,” ujar Walikota Balikpapan, Rizal Effendi, Kamis (14/5).

Sejak 20 April 2020 lalu, Pertamina Refinery Unit V melakukan langkah antisipatif untuk menjaga keseimbangan produksi serta kapasitas kilang dengan melakukan perbaikan dan pemeliharaan kilang agar tetap handal. Meski begitu, Rizal memuji bahwa satu-satunya peluang pekerjaan di tengah pandemi Covid-19 di kota Balikpapan hanya ada di Pertamina bagian pemerliharan kilang dan perluasan kilang (RDMP).

“Saya mohon betul agar itu diberikan kesempatan pertama bagi mereka-mereka yang ada di Balikapan dan Kaltim. Karena itu saja yang punya peluang kerja baik di pemeliharaan kilang maupun RDMP,” ungkapnya.

Apalagi yang dilakukan Pertamina secara perusahaan maupun secara grup, jelas Rizal, berkepentingan baik dengan lingkungan sekitar maupun berkepentingan dengan tenaga kerjanya. Karena ini merupakan aset yang harus dijaga bersama-sama.

Tidak hanya dari segi penyerapan tenaga kerja, Pertamina juga membantu meningkatkan produktivitas Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan Pertamina. Total omset yang dicapai dari mitra binaan itu hingga awal Mei 2020 hampir menembus Rp 500 juta dan akan terus meningkat.

“Roda ekonomi UKM Balikpapan juga terbantu berkat program mitra binaan Pertamina. Selama masa pandemi ini, Pertamina belanja barang-barang bantuan dengan mengutamakan dari UKM tersebut, hingga ratusan juta rupiah,” jelas Rizal.

Pencapaian tersebut didapatkan dari pengoptimalisasian mitra binaan untuk barang-barang bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak. Langkah ini sekaligus membantu promosi mitra Pertamina tersebut, baik untuk konsumsi internal dan eksternal, terutama mitra binaan yang bergerak pada penjualan kebutuhan pangan.

Sementara itu, Region Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa di tengah pandemi Covid-19, Pertamina merekrut lebih kurang 700 tenaga kerja lokal Balikpapan untuk mendukung proyek pemeliharaan kilang.

“Alih-alih merumahkan pegawai di tengah krisis ekonomi akibat Covid-19, Pertamina RU V justru menambah tambahan tenaga kerja. Pastinya kami telah membekali para pekerja untuk mentaati prosedur protokol pencegahan Covid-19,” tegas Roberth.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *