, ,

Alat Canggih Untuk Genjot Industri Kelapa Sawit

Posted by

Jakarta, Petrominer – Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan produktivitas industri pengolahan kelapa sawit, yang masih menjadi tulang punggung bagi perekonomian nasional. Salah satunya dengan menciptakan alat canggih guna meningkatkan produksi olahan kelapa sawit.

“Guna menyerap hasil perkebunan secara optimal, maka produktivitas pabrik kelapa sawit juga perlu mendapatkan perhatian khusus. Apalagi, Indonesia memiliki lebih 1.600 perusahaan perkebunan kelapa sawit,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara, Rabu (30/1).

Di pabrik kelapa sawit, jelas Ngakan, boiler (ketel uap) menjadi jantung dari sistem produksi sebagai penghasil uap sekaligus penghasil energi. Boiler memiliki komponen penentu kinerja yang harus memenuhi tingkat tahan api atau heat resistant fire grade. Komponen atau suku cadang fire grade berfungsi pada bagian pembakaran bahan bakar padat di unit pengoperasian ketel uap.

Dengan suku cadang fire grade, ketel uap dapat menghasilkan uap secara kontinyu, sehingga proses perebusan kelapa sawit berlangsung dengan baik. Selain itu, uap juga digunakan untuk menggerakan turbin yang akan menghasilkan listrik dan didistribusikan untuk menggerakkan mesin pengolahan kelapa sawit. Namun apabila kualitas komponen fire grade tidak sesuai dengan life time yang diharapkan, dapat menimbulkan gangguan operasi pada industri pengolahan kelapa sawit secara keseluruhan.

Karena itulah, untuk memenuhi kebutuhan teknologi tersebut, Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Medan telah mampu menghasilkan produk fire grade (BT-ST) yang lebih baik, dengan masa pakai yang jauh lebih tinggi hingga dua tahun, serta harga produk yang lebih kompetitif disbanding komponen fire grade impor.

“Kami melakukan rekayasa material menggunakan material daur ulang ditambah unsur paduan (ferro alloys) pada pengecoran logam,” jelas Ngakan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Baristand Industri Medan, M. Nilzam.

Menurut Nilzam, produk fire grade buatan Baristand Industri Medan telah diaplikasikan pada industri pengolahan kelapa sawit milik salah satu BUMN di Sumatera Utara, dengan hasil yang sangat memuaskan.

“Kebutuhan komponen fire grade untuk pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 60 ton tandan buah segar per jam yang menggunakan dua unit boiler adalah sekitar 1.600 buah. Mengingat jumlah pabrik kelapa sawit yang ada di Indonesia cukup banyak, potensi pembentukan industri pembuatan spare part fire grade juga menjadi sangat besar,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *