Retrisock EMR dari Asset 2 Pendopo Field menyabet Best RT Prove Upstream Improvement & Innovation Award (UIIA) Pertamina 2020.

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina EP berhasil meraih predikat Best of The Best dalam ajang Upstream Improvement & Innovation Award (UIIA) 2020 Subholding Upstream Pertamina. Dua perwakilan gugus Pertamina EP, yaitu WFC (Work From Caruban) dari Asset 3 meraih predikat Best PC Prove dan Retrisock EMR dari Asset 2 Pendopo Field menyabet Best RT Prove.

Direktur Utama Pertamina EP, Eko Agus Sardjono, mengatakan pencapaian Tim CIP Pertamina EP pada UIIA 2020 ini menjadi inspirasi dan semangat bagi Tim Manajemen PEP dan seluruh Pekerja Pertamina EP.

“Ini menjadi inspirasi dan semangat karena di masa kondisi triple shock para Perwira Insan Mutu PEP bisa tetap menunjukkan prestasi terbaiknya,” kata Eko, Jum’at (4/12).

Pada UIIA 2020, Pertamina EP melalui 20 gugus meraih 11 Platinum dan sembilan Gold. Platinum diraih PC Prove Best Man dari KP Eksplorasi; PC Prove Sand Bae dari Asset 1 Jambi Field; PC Prove Perwira ABF dari Asset 2; PC Prove Minitor dari Asset 2 Limau Field; RT Prove Retrisock EMR dari Asset 2 Pendopo Field; PC Prove Simbah Bang Ros dari Asset 3; PC Prove WFC dari Asset 3; RT Prove Abin dari Asset 3 Tambun Field; PC Prove Ahli Hisap dari Asset 3 Subang Field; FT Prove Oro-Oro Ombo dari Asset 4 Sukowati Field dan PC Prove Thicktube dari Asset 4 Sangasanga.

Sementara sembilan Gold diraih PC Provve Epic dari KP Eksplorasi; PC Prove Pusing-Pusing dari Asset 1 Rantau Field; PC Prove Limau Ranger dari Asset 2 Limau Field; PC Prove Steamject dari Asset 2 Pendopo Field; PC Prove Geomechanic dari Asset 3; RT Prove Spartan dari Asset 3 Subang Field; RT Prove Expert #2 dari Asset 5 Tanjung Field dan PC Prove Energi Sinergi dari Asset 5 Tanjung Field.

Pencapaian Best of The Best pada ajang UIIA 2020 kian melengkapi prestasi para Perwira Pertamina EP. Sebelumnya, mereka juga telah meraih predikat Best Of The Best dalam Annual Pertamina Quality Award (APQA) Tahun 2020, sebagai ajang pembuktian implementasi terbaik kegiatan Empat Pilar Quality Management.

Eko berharap pencapaian prestasi ini menjadi pemicu semangat dalam pencapaian target kinerja dengan tetap berkomitmen melakukan implementasi berkelanjutan pada seluruh proses kerja di perusahaan. Namun dia minta tidak berhenti di sini dan harus terus dilanjutkan,

“Hasil-hasil terbaik dari ide-ide CIP jangan berhenti sampai disini, namun harus bisa diperbanyak dengan cara di replikasi semaksimal mungkin sehingga akan berdampak pada perbaikan semua proses kinerja di perusahaan,” katanya.

Manajemen PEP juga berharap tahun 2020 bisa diakhiri dengan pencapaian yang semaksimal mungkin dan dapat menyongsong 2021 dengan semangat inovasi dan improvement yang lebih baik.

“Sebagai pimpinan Pertamina EP, saya juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh tim managemen mulai dari para FM, GM dan VP yang telah memberikan bimbingan dan arahan kepada timnya masing-masing. Dan khususnya juga kepada Tim QM PEP sebagai pengawal Tim CIP,” kata Eko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here