, ,

Agustus 2019, PLTP Muara Laboh Mulai Pasok Listrik

Posted by

Bukittinggi, Petrominer –– Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Muara Laboh dipastikan mulai berproduksi Agustus 2019. PLTP di Solok Selatan, Sumatera Barat ini dioperasikan oleh PT Supreme Energy Muara Laboh.

Sejak Maret 2017 lalu, anak usaha PT Supreme Energy ini sudah memulai tahap pengembangan Wilayah Kerja Panasbumi Liki Pinangawan Muaralaboh. Perusahaan nasional ini akan membangun Unit 1 PLTP Muara Laboh, dengan kapasitas 80 megawatt (MW).

“Untuk tahap pertama, kami akan membangun pembangkit dengan kapasitas 1 x 80 MW, dari rencana 220 MW di wilayah kerja panasbumi ini,” ujar Senior Manager Business Relations Supreme Energy, Ismoyo Argo, dalam acara Media Gathering, Selasa (4/4).

Menurut Ismoyo, masa konstruksi PLTP Muara Laboh akan berlangsung 30 bulan terhitung sejak awal Maret 2017 lalu. Supreme Energy telah menunjuk konsorsium Sumitomo Corporation dan Rekayasa Industri sebagai kontraktor Engineering Procurement Construction (EPC). Peralatan utama pembangkit listrik itu di antaranya adalah turbin dan generator yang disuplai oleh Fuji Electric.

Ismoyo juga menjelaskan, Unit 1 PLTP Muara Laboh direncanakan bisa melakukan commission date pada April 2019 nanti. Selanjutnya, commission operation date (COD) akan dimulai Agustus 2019.

“Mulai Agustus 2019, pembangkit listrik ini akan mulai mengalirkan listrik ke PT PLN (Persero),” paparnya.

Menurut Ismoyo, listrik dari PLTP Muara Laboh akan ditransmisikan ke Gardu Induk (GI) Muara Laboh dan GI Sungai Rumbai di Kabupaten Dhamasraya, Sumatera Barat. Kedua GI itu akan dibangun oleh PLN sejalan demgan pembangunan PLTP dan juga Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV).

“Listrik bebas emisi CO2 yang dihasilkan oleh pembangkit listrik ini akan mampu menyediakan listrik untuk sekitar 120 ribu rumah tangga,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *