Jakarta, Petrominer – GE berkomitmen mendukung pertumbuhan energi terbarukan di Indonesia. Salah satunya dengan mempromosikan teknologi gas di pembangkit listrik demi menyediakan energi yang berkelanjutan dan menstabilkan jaringan listrik.
“Seiring dengan upaya Pemerintah Indonesia untuk mencapai target energi terbarukan, kami melihat pembangkit listrik tenaga gas yang sangat efisien dan memiliki emisi karbon yang lebih rendah akan memainkan peran sangat penting dalam mendukung pertumbuhan negara, sekaligus memastikan stabilitas dan keandalan jaringan listrik,” kata Country Leader GE Gas Power, George Djohan, Selasa (24/5).
George mengatakan, GE telah mengumumkan dimulainya operasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Riau di Kawasan Industri Tenayan, Pekanbaru, Riau. Pembangkit listrik dengan kapasitas daya 275 megawatt (MW) ini diharapkan akan memperkuat jaringan listrik, menyediakan pasokan listrik yang andal bagi lebih dari 340 ribu rumah di pulau Sumatra.
“Kami senang sekali dapat mendukung pembangkit listrik paling efisien di Sumatra dengan teknologi GE, yang sejalan dengan target energi nasional,” ungkapnya.
Di pembangkit listrik tersebut, GE menyediakan dua turbin gas GE 6F.03 yang menawarkan kinerja, kehandalan dan fleksibilitas yang unggul, dengan kapasitas daya masing-masing sebesar 81MW. Selain itu, GE menyediakan dua Heat Recovery Steam Generator dan satu turbin uap STF-A650.
“Kami juga memberikan layanan selama 20 tahun untuk membantu memastikan ketersediaan aset pembangkit listrik dalam jangka panjang guna memenuhi kebutuhan energi di pulau Sumatera,” jelas George.
GE telah hadir di Indonesia sejak tahun 1940, dan saat ini GE adalah pemain utama dalam pembangkitan listrik di Indonesia. Teknologi tenaga gas GE, baik dalam konfigurasi sederhana, maupun konfigurasi siklus gabungan sudah menghasilkan lebih dari 5,5 GW listrik dari basis terpasang sebesar 17GW yang dimiliki oleh PT PLN (Persero) dan anak-anak perusahaannya.
Teknologi mutakhir 9HA.02 dari GE mendukung PLTGU Jawa-1 dan Tambak Lorok 3. Indonesia juga menjadi basis PT GE Nusantara Service, pusat perbaikan Center of Excellence terbesar di dunia untuk komponen turbin gas B-class dan E-class milik GE, dan didirikan sebagai bagian dari komitmen GE untuk berinvestasi dalam jajaran turbin gas dan kemampuan lokal di negara ini, maupun di tingkat kawasan.

PLTGU Riau diresmikan pada 12 Mei 2022 lalu oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif. Setelah beroperasi, kapasitas daya listrik di Sumatra akan meningkat menjadi 7.266 MW serta menghasilkan sistem cadangan sebesar hingga 443 MW. PLTGU Riau dimiliki dan dioperasikan oleh PT Medco Ratch Power Riau, perusahaan patungan antara PT Medco Power Indonesia dan RATCH Group Public Company Limited.
Presiden Direktur PT Medco Power Indonesia, Eka Satria, mengatakan dengan turbin gas siklus gabungan berteknologi terbaru, PLTGU Riau akan menghasilkan listrik yang efisien, ramah lingkungan dan memenuhi standar internasional untuk emisi gas buang dan regulasi lingkungan.









Tinggalkan Balasan