, ,

Cerita Sukses Field Poleng dalam Naikan Produksi

Posted by

Surabaya, Petrominer – Jumlah sumur yang sedikit bukan berarti tidak ada peluang untuk menambah produksi minyak dan gas bumi (migas). Dengan memanfaatkan teknologi dan kerja keras, peluang untuk meningkatkan produksi bisa direalisasikan.

Ini telah dibuktikan oleh PT Pertamina EP Field Poleng. Melalui kegiatan workover, beberapa sumur migas di lepas pantai utara Pulau Madura berhasil ditingkatkan kinerjanya. Hasilnya, produksi migas pun sukses melampaui target.

“Kami selalu mencari peluang untuk dapat meningkatan produksi migas. Walaupun jumlah sumur sedikit, jangan pernah menyerah untuk terus mencari peluang agar dapat meningkatkan produksi, baik itu produksi minyak ataupun gas. Field Poleng terus berupaya akan fokus pada penerapan HSSE dan optimis mencapai target produksi,” ungkap Engineering & Planning Assistant Manager PEP Poleng, Muhartriyas Wibisono, Jum’at (24/2).

Muhartriyas menjelaskan, Field Poleng  berhasil menambah produksi migas melalui kegiatan workover sumur BW-04 dan BW-06. Dalam kurun waktu 10 November – 4 Desember 2022 untuk sumur BW-04, dan pada 8 Desember 2022  hingga 20 Januari 2023 untuk sumur BW-06.

Platform BW berlokasi di Poleng, area tepatnya dilepas pantai utara pulau Madura,” ucapnya.

Kegiatan workover kedua sumur tersebut menambah produksi minyak dan gas untuk Poleng sebesar 189 BOPD dan 11,23 MMSCFD. Dari sumur BW-04, Field Poleng mendapatkan hasil produksi minyak 156 BOPD dan gas 4.27 MMSCFD. Sementara sumur BW-06 menghasilkan minyak 33 BOPD dan gas 6,96 MMSCFD.

“Hasil produksi tersebut sudah melampaui target yang dibebankan yaitu sebesar 50 BOPD dan 1,3 MMSCFD,” ujar Muhartriyas.

Poleng Field Manager, M Luthfi Ferdiansyah, menyampaikan bahwa keberhasilan workover sumur BW-04 dan BW-06 membuat pencapaian produksi minyak dan gas Field Poleng naik tinggi. Kinerja ini membuktikan bahwa Field Poleng memiliki banyak potensi dalam pengembangan produksi.

“Ke depannya Field Poleng akan melanjutkan beberapa rencana kerja di AW-02; CW-09 dan CW-12 demi mengejar target produksi yang telah ditetapkan di tahun 2023 ini,” ujar Lutfhi.

Keberhasilan ini pun mendapatkan apresiasi penuh dari pihak manajemen perusahaan. Dalam kesempatan terpisah, General Manager Zona 11 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, Muhamad Arifin, mengungkapkan  mengapresiasi atas kinerja workover sumur BW-04 dan BW-06 ini.

“Sumur ini telah menambah produksi migas di zona 11, sebagai bagian dari komitmen kita untuk mendukung target kinerja perusahaan. Kami mengapresiasi kerja keras teman-teman mewujudkan hal ini dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja,” ujar Muhaman Arifin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *