, ,

Soebroto: Hemat Energi Sekarang Juga

Posted by

Jakarta, Petrominer — Mantan Menteri Pertambangan dan Energi, Soebroto, mengingatkan masyarakat untuk tidak menjadi orang yang boros dalam menggunakan energi. Untuk itu, dia mengajak untuk berhemat dalam menggunakan energi sekarang juga.

“Berhematlah dalam menggunakan energi, hemat sekarang juga,” ujar Soebroto, yang menjabat Menteri Pertambangan dan Energi di masa Kabinet Pembangunan III dan IV (periode 1978-1983 dan 1983-1988), di sela-sela peluncuran Kampanye Gerakan Hemat Energi Potong 10%, Minggu pagi (15/5).

Menurutnya, hemat energi itu penting sekali. Tidak hanya itu, hemat energi juga merupakan langkah yang paling murah dan paling banyak menghasilkan penghematan. Contoh penghematan yang mudah adalah dengan mematikan lampu jika tidak digunakan dan mengatur suhu ruangan sesuai dengan kebutuhan.

“Kalau penghematan sudah menjadi kebiasaan, itu akan bagus sekali dan dapat dilakukan siapa saja, di mana saja dan sekarang juga,” tegas Subroto yang ikut berkampanye di atas kursi roda dalam kegiatan jalan sehat dengan rute kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral-Bunderah HI-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Di negara-negara maju, perilaku hemat energi sudah menjadi bagian dari budaya dan gaya hidup sehari-hari. Sementara di Indonesia, hemat energi masih belum disadari manfaat dan peran strategisnya. Di beberapa negara maju, gerakan hemat energi justru diinisiasi oleh masyarakat, melalui kelompok-kelompok volunteer mereka mengembangkan budaya hemat energi secara masif ke berbagai sektor, mulai dari sektor industri, komersil, pemerintah, lembaga pendidikan hingga sektor rumah tangga, yang kemudian didukung oleh regulasi-regulasi dari pemerintah.

Kebijakan Energi

Dalam kesempatan itu, Soebroto juga mengingatkan, dalam menjalankan kebijakan energi ada tiga hal pokok yang harus dijalankan. Pertama adalah eksplorasi, cari minyak dan cari gas. Kedua adalah diversifikasi, cari gantinyanya minyak, cari gantinya gas.

Selanjutnya, kebijakan yang ketiga yang juga tidak kurang pentingnya itu yang namanya konservasi. Konservasi yang paling penting adalah hemat energi.

“Indonesia kaya sekali dengan sumber daya energi. Cari air, angin apa saja untuk bisa menggantikan minyak, dan itu yang namanya diversifikasi,” jelas Soebroto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *