Ambon, Petrominer – Kini, para pemilik kapal maupun pelaku usaha perikanan di kota Ambon dan Salahutu bisa menghemat biaya operasionalnya ketika beraktivitas di pelabuhan. Pasalnya, mereka sudah bisa menggunakan listrik dari PLN untuk mendukung kegiatan selama berada di pelabuhan.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon, Yusrizal, mengatakan bahwa PLN telah membangun Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) di Pelabuhan Feri Galala di Sirimau Kota Ambon dan Pelabuhan Hunimua di Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Fasilitas ini sengaja dibangun untuk mendukung kegiatan ekonomi di sektor perikanan dan kelautan.
“Kedua anjungan listrik senilai Rp 54,9 juta ini sudah dapat digunakan oleh para pemilik kapal maupun untuk aktivitas di pelabuhan atau dermaga,” ungkap Yusrizal, Selasa (17/8).
Menurutnya, dengan memanfaatkan ALMA, para pelaku usaha perikanan dan kelautan khususnya pemilik kapal atau feri dapat melakukan penghematan 50 persen untuk biaya operasional mereka. Sebelumnya, PLN juga telah membangun ALMA di Ternate.
“Dibandingkan menggunakan mesin genset berbahan bakar solar yang memakan biaya sekitar Rp 643.200 per hari,” ucap Yusrizal.
Dia juga menegaskan, kehadiran ALMA ini diharapkan dapat menunjang kegiatan ekonomi khususnya di sektor perikanan dan kelautan di kedua wilayah tersebut. Terutama untuk aktivitas di pelabuhan maupun dermaga yang kini menggunakan energi yang lebih ramah lingkungan.
Pembangunan ALMA merupakan bentuk konkret pelaksanaan program Electrifying Marine yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan pada sektor perikanan laut guna memenuhi kebutuhan layanan listrik temporer seperti penerangan kapal, coldstorage serta kebutuhan listrik lainnya di lokasi dermaga, pelabuhan hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Program ini lahir sebagai wujud nyata transformasi PLN pilar Customer Focus dan Innovative dalam meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau dan andal.









Tinggalkan Balasan