Muara Enim, Petrominer – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (PLN UIW S2JB) berkomitmen untuk terus mengupayakan listrik secara maksimal bagi desa-desa di Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu. Setelah peresmian listrik desa di Jambi, komitmen ini kembali direalisasikan dengan bertambahnya akses listrik pada tujuh desa di Sumatera Selatan.
Peresmian secara simbolis untuk listrik desa tersebut dilaksanakan di Desa Plakat, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Selasa (27/7). Kegiatan ini bertepatan dengan acara Panen Kopi Sumatera Selatan 2021 yang dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, Bupati Muara Enim, serta jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah setempat.
Direktur Bisnis Regional Sumatera & Kalimantan, Muhammad Iqbal Nur, menjelaskan bahwa untuk melistriki tujuh desa tersebut, PLN membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 41.150 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) 15.485 kms, serta 700 kWA gardu dengan total investasi sebesar Rp 18,199 miliar.
Jumlah daya listrik yang dialokasikan untuk tujuh desa tersebut sebesar 5.050 kVA. Dari total 4.419 potensi pelanggan, sebanyak 4.199 kepala keluarga kini dapat menikmati listrik.
“Pengoperasian listrik di tujuh desa ini juga berkontribusi meningkatkan nilai total rasio elektrifikasi Sumsel dari 98,01 persen menjadi 99 persen. Secara spesifik, peningkatan rasio desa berlistrik PLN di Sumatera Selatan juga naik dari 98,77 persen menjadi 98,89 persen” jelas Iqbal.
Sementara General Manager PLN UIW S2JB, Bambang Dwiyanto, menuturkan bahwa kehadiran listrik di wilayah ini diharapkan dapat mendongkrak perekonomian daerah. Adapun potensi-potensi ekonomi yang dapat dikembangkan masyarakat dengan dukungan listrik di desa-desa tersebut terdiri dari berbagai sektor, seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Potensi seperti Desa Danau Gerak, Desa Plakat, dan Desa Tanjung Tiga selama ini terkenal dengan pertanian padi dan kopi serta ternak sapi dan kambing. Sementara di Desa Bumi Pratama memiliki potensi tambak udang sebesar 80-100 ton per hari.
Desa Tanah Pilih, yang mayoritas warganya merupakan nelayan, kini mulai menjajaki sektor perkebunan dengan penanaman nanas, pinang, dan kemiri. Berikutnya, Desa Juru Taro memiliki potensi perikanan dan Desa Sinar Baru memiliki potensi perkebunan kopi dan karet.
“Listrik diharapkan dapat menjadi penunjang kegiatan ekonomi untuk kehidupan yang lebih baik. Tidak menutup kemungkinan, Desa yang semakin maju di Sumatera Selatan dapat menjadi contoh pengembangan potensi Electrifying Agriculture dan Electrifying Marine di Sumatera,” ujar Bambang.
Listrik tujuh Desa yang diresmikan yaitu Desa Danau Gerak, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim; Desa Plakat, Semende Darat Ulu, Muara Enim; Desa Tanjung Tiga, Semende Darat Ulu, Muara Enim; Desa Bumi Pratama Mandiri, Sungai Menang, OKI; Desa Tanah Pilih, Banyuasin II, Banyuasin; Desa Juru Taro, Muara Sugihan, Banyuasin; dan Desa Sinar Baru, Buay Pemaca, OKU Selatan.








Tinggalkan Balasan