,

ICP Turun Sedikit

Posted by

Jakarta, Petrominer — Perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar Internasional pada bulan November 2016 masih melemah dibandingkan bulan sebelumnya. Tren serupa juga dialami harga minyak mentah Indonesia dari hasil perhitungan Formula ICP (Indonesian Crude Prices).

Berdasarkan Laporan Perkembangan Pasar Minyak bulan November 2016 dari SKMIGAS, yang diterima Petrominer, Rabu (14/12), ICP (yang terdiri dari 43 jenis) tercatat sebesar US$ 43,25 per barel, turun US$ 3,39 per barel dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$ 46,64 per barel. Sementara harga rata-rata ICP SLC turun sebesar US$ 3,02 per barel dari US$ 47,55 per barel menjadi US$ 44,53 per barel.

Penurunan harga minyak mentah Indonesia dan minyak mentah utama lainnya di kawasan Asia Pasifik dipengaruhi oleh laporan tentang penurunan impor minyak mentah Cina sepanjang bulan Oktober 2016 dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan data dari The Customs General Administration of China, impor minyak mentah Cina di bulan Oktober 2016 turun 36,12 juta barel menjadi sebesar 243,25 juta barel, dibandingkan bulan September 2016 yaitu mencapai 279,37 juta barrel.

Harga juga tertahan oleh laporan yang menyebutkan adanya penurunan permintaan produk minyak mentah India untuk pertama kalinya pada bulan Oktober 2016 sejak September 2014 sebesar 90 ribu barel per hari, atau sebesar 2% dibandingkan awal tahun 2016.

Sejalan dengan itu, harga minyak mentah utama di pasar internasional juga mengalami penurunan. Brent (ICE) turun US$ 4,31 dari US$ 51,39 menjadi US$ 47,08 per barel. WTI (Nymex) turun US$ 4,18 dari US$ 49,94 menjadi US$ 45,76 per barel. Dan Basket OPEC turun US$ 4,73 dari US$ 47,87 menjadi US$ 43,14 per barel.

Untuk bulan Desember 2016, harga diperkirakan masih melemah karena menguatnya nilai tukar Dolar AS dibandingkan mata uang dunia lainnya, dan meningkatnya stok minyak mentah Amerika Serikat.

Namun, harga bisa saja menguat menyusul tercapainya kesepakatan negara-negara OPEC untuk mengurangi tingkat produksi, dan meningkatnya crude oil throughput pada beberapa kilang di Asia.

Sepanjang Desember 2016, harga rata-rata minyak mentah Indonesia berkisar antara US$ 43,00 – 48,00 per barel, harga rata-rata WTI (Nymex) berkisar antara US$ 45,00 – 50,00 per barel, dan harga rata-rata Brent (ICE) berkisar antara US$ 46,00 – 51,00 per barel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *