, ,

MIND ID Catat Pertumbuhan Kinerja Positif

Posted by

Jakarta, Petrominer – BUMN Holding Industri Pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID) mencatatkan kinerja yang positif di tahun 2020 lalu. Hal ini berkat menjalankan kebijakan strategis tata kelola usaha industri pertambangan yang disesuaikan terhadap pandemi Covid-19 di seluruh Grup MIND ID.

Pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan grup perusahaan ini merupakan refleksi atas kontribusi industri pertambangan dan juga sebagai salah satu sektor strategis yang dapat mendukung penguatan ekonomi dalam menghadapi pandemi. MIND ID beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk,

“Pada tahun 2020, Perusahaan menjalankan kebijakan strategis tata kelola usaha industri pertambangan yang disesuaikan terhadap pandemi Covid-19 di seluruh Grup MIND ID,” ujar CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak, dalam paparan kinerja tahun 2020 yang disampaikan secara virtual, Jum’at (7/5).
.
Orias menjelaskan, perusahaan terus mendorong Grup MIND ID untuk meningkatkan efektivitas kinerja produksi dan penjualan, melakukan inovasi operasional yang mendukung pengelolaan biaya yang efisien, melakukan eksekusi terhadap peluang pertumbuhan bisnis untuk mempertahankan daya saing, dan memastikan pelaksanaan protokol kesehatan di seluruh area kerja. Hasilnya, MIND ID mencatat capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) tahun 2020 sebesar Rp 11,3 triliun, atau naik 33,8 persen dibandingkan tahun 2019 yang sebesar Rp 8,4 triliun.

Sepanjang tahun lalu, MIND ID mencetak laba kotor Rp 11,6 triliun dan laba usaha sebesar Rp 5,1 triliun. Kinerja ini dicapai karena BUMN itu senantiasa memastikan efektivitas kinerja produksi dan penjualan di seluruh komoditas mineral yang dikelolanya, mulai dari emas and jasa pemurnian logam mulia, batubara, logam timah dan tin solder, aluminium, feronikel, hingga bijih nikel.

“Perusahaan juga senantiasa terus meningkatkan portofolio pengelolaan komoditas mineral melalui akuisisi untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis,” ungkap Orias.

Atas rangkaian kebijakan strategis tata kelola usaha tersebut, MIND ID berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,8 triliun atau meningkat jauh dibandingkan tahun 2019 yang sebesar Rp 24,5 miliar. Capaian laba itu berkat total pendapatan sebesar Rp 66,6 triliun di tahun 2020.

Tiga kontributor terbesar pendapatan perusahaan berasal dari komoditas emas sebesar 29,1 persen, batubara 25,9 persen, dan timah 21,5 persen. Sedangkan aluminium berkontribusi 9,8 persen, feronikel 7 persen, bijih nikel 2,9 persen dan lain-lain sebesar 3,7 persen.

Dalam upaya mendukung Perusahaan dalam mewujudkan mandate dan mencapai target, hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) MIND ID dan RUPST Anggota, memutuskan perubahan Kepengurusan dan Nomenklatur Jabatan menjadi:

Direktur Utama : Orias Petrus Moedak
Direktur Layanan Strategis : Ogi Prastomiyono
Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha : Normansyah Duliar
Direktur Hubungan Antar Lembaga: Dany Amrul Ichdan
Direktur Pelaksana: Sophia Isabella Wattimena

Susunan organisasi yang baru didorong untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan melalui penerapan perilaku kunci yakni Agile, Going Extra Miles and Accountable sehingga mencapai kinerja yang optimal di tahun 2021.

“Di tahun 2021, perusahaan akan tetap mempertimbangkan kesempatan-kesempatan baru yang berpotensi mendukung peluang pertumbuhan bisnis dengan tetap melakukan mitigasi risiko secara terukur,” ujar Orias.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *