Dari target tahun 2022 sebanyak 80 ribu, sudah ada 75.890 keluarga kurang mampu dapat bantuan pasang baru listrik gratis hingga November 2022 ini.

Jakarta, Petrominer – Pemerintah bersama DPR RI dan PT PLN (Persero) bersinergi menyalurkan sambungan listrik gratis untuk keluarga kurang mampu dari program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL). Dari target 80 ribu, sudah tercapai 75.890 keluarga yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia .

BPBL merupakan program bantuan pemasangan baru listrik bagi rumah tangga tidak mampu meliputi pemasangan instalasi tenaga listrik, biaya sertifikasi laik operasi (SLO), biaya penyambungan baru ke PLN sampai dengan pengisian token listrik perdana. Penerima BPBL terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

Ketua Komisi VII DPR, Sugeng Suparwoto, menyambut baik program BPBL ini sebagai wujud dari keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. Sugeng berharap agar program ini bisa terus dijalankan sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang menikmati listrik.

“Listrik sudah menjadi bagian kehidupan sehari hari, sudah menjadi kebutuhan pokok, maka sudah menjadi hak setiap warga negara untuk mendapatkan listrik, dan kewajiban negara adalah mengadakan kebutuhan pokok itu. Terima kasih Kementerian ESDM dan PLN yang merealisasikan ini semua, mari kita bersama bergandeng tangan untuk mensejahterakan masyarakat salah satunya melalui listrik, karena kegunaan listrik ini luar biasa besar,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman Hutajulu.

Menurut Jisman, pada tahun 2023 direncanakan 83.000 rumah tangga se-Indonesia akan menikmati program BPBL. Komitmen tersebut, yang berlandaskan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2022 tentang Bantuan Pasang Baru Listrik, merupakan program yang dilaksanakan kepada rumah tangga tidak mampu.

“Listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting, oleh karena itu Pemerintah bersama Komisi VII DPR RI hadir untuk selalu memperhatikan masyarakat sampai ke pelosok untuk mendapatkan listrik. Hal ini merupakan bukti bahwa negara hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ucapnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan PLN terus mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) agar seluruh masyarakat mengakses listrik sehingga dapat mendorong roda perekonomian. PLN akan bergerak cepat untuk mencapai target peenyambungan listrik gratis kepada 80 ribu keluarga tidak mampu lewat program BPBL tahun 2022 ini.

“Dari target 80 ribu pemasangan, hingga 19 November 2022 PLN telah berhasil selesaikan 75.890 sambungan listrik di berbagai provinsi,” ungkap Darmawan.

Dari Agustus 2022 hingga 19 November 2022, menurutnya, telah dilakukan peresmian penyalaan pertama program BPBL di Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Banten, Riau, Bangka Belitung, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur dengan jumlah total 75.890 sambungan listrik.

Disambut Hangat

Hadirnya listrik disambut hangat masyarakat. Seperti disampaikan Elisabeth Karatem, salah satu warga penerima BPBL di Kepulauan Aru, Maluku. Dia mengaku senang mendapatkan bantuan instalasi listrik gratis ini.

“Beta (saya) merasa senang, lewat bantuan pemerintah lampu bisa menyala,” ujar Elisabeth.

Ibu empat anak ini menuturkan, sebelum mendapat bantuan, keluarganya hanya bisa menikmati listrik lewat penyaluran dari tetangganya. Kini, dia bisa memiliki sendiri tanpa harus berbagi akses dengan tetangga.

Perasaan bahagia juga turut mewarnai suasana hati dari penerima bantuan BPBL di Desa Noelmina, Nusa Tenggara Timur, yakni Dominggus Nitbani. Pria yang bermata pencaharian nelayan ini mengaku jika bantuan listrik gratis sangat membantu dirinya.

Tidak hanya itu, berkat bantuan sambungan listrik gratis, kini dia dapat menghemat pengeluaran dan anak-anaknya bisa belajar menggunakan pakai lampu yang terang.

“Dulunya kami hanya memakai pelita sebagai penerang dan dalam sebulan bisa 15-20 liter itu pun dipasang dari pukul 7 malam sampai pukul 6 pagi, dan 1 liter 7 ribu jadi sebulan bisa 140 ribu habis beli minyak,” ungkap Domi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here