Tarakan, Petrominer – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan 4.695 Sambungan Rumah (SR) jaringan gas (jargas) di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Jum’at (15/2). Ini merupakan bagian program untuk pemerataan dan memprioritaskan sumber daya yang ada untuk kemakmuran rakyat sesuai semangat ketahanan energi.

Pembangunan jargas tersebut meliputi Kelurahan Kampung Enam (1.336 SR), Kelurahan Kampung Empat (1.274 SR), Kelurahan Mamburungan (1.030 SR), Kelurahan Karang Rejo (164 SR), Kelurahan Pamusian (283 SR) untuk rusunawa dan perum khusus serta penetrasi sebanyak (349 SR).

“Melalui penambahan (jargas) ini, sekitar 70 persen warga kota Tarakan dapat menikmati manfaat gas bumi,” ujar Jonan usai meresmikan jargas secara simbolis di Kampung Enam, Kota Tarakan.

Menurutnya, pasokan gas untuk jargas itu berasal dari dua sumur gas yang dioperasikan PT Pertamina EP dan PT Medco E&P Indonesia. Pertamina EP memasok 0,3 MMSCFD dan Medco E&P Indonesia memasok 0,2 MMSCFD. Pembangunan jargas tersebut ditugaskan kepada PT Perusahaan Gas Negara (PGN), dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018.

Jargas di Kota Tarakan ini dibangun dalam tiga tahap, yaitu tahun 2010 sebanyak 3.366 SR, tahun 2016 sebanyak 21.000 SR dan 2018 sebanyak 4.695 SR. Hingga saat ini, sebanyak 29.061 rumah tangga telah teraliri gas bumi atau sekitar 70 persen dari total rumah tangga di Kota Tarakan. Investasi pembangunan jargas dalam 3 tahap ini mencapai Rp 332 miliar.

Pemerintah berharap jargas tersebut akan mengurangi ketergantungan terhadap Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang sebagian masih impor. “Setahun kebutuhan kita 6,5 juta ton, 4,5 juta di antaranya masih impor. Meski produksi gas bumi kita 1,2 juta setara barel oil per hari, jenis yang dihasilkan bukan C3 dan C4 yang bisa dibuat LPG,” kata Jonan.

Selain itu, tegasnya, pembangunan jargas juga mampu menekan biaya subsidi sebesar Rp 178 miliar per tahun serta pengurangan impor LPG mencapai 25.500 ton per tahun.

Jargas dibangun oleh pemerintah di daerah yang memiliki sumber gas, infrastruktur pasok gas bumi, dan terdapat ketersediaan pengguna. Ada banyak keunggulan dari jargas. Salah satunya adalah gas yang dialirkan melalui pipa ke rumah-rumah tangga merupakan gas alam (natural gas) yang sangat bersih. Jargas juga jauh lebih aman karena tekanan jargas lebih rendah dari tekanan LPG. Artinya, apabila ada kebocoran, gas langsung naik ke atas ke udara bebas.

Keunggulan lain adalah dapat dilakukan penghematan baik dari sisi konsumen maupun Pemerintah. Jargas sangat murah sehingga pengunaannya dapat mengurangi biaya rumah tangga hingga 90 ribu per bulan per keluarga. Jargas juga lebih praktis dibandingkan LPG 3 kg karena pasokan terjamin 24 jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here