Direktur Jenderal Migas, Kementerian ESDM, Djoko Siswanto.

Jakarta, Petrominer – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka penawaran lelang reguler Wilayah Kerja (WK) minyak dan gas bumi (Migas) tahap II tahun 2018. WK Migas yang ditawarkan berjumlah enam WK, dengan rincian tiga WK eksplorasi dan tiga WK produksi yang masa kontraknya akan segera berakhir dan operator sebelumnya tidak berminat untuk memperpanjang..

“WK eksplorasi yang dilelang yaitu WK Banyumas, Andika Bumi Kita, dan South East Mahakam. Sedangkan wilayah kerja produksi yang ditarawkan adalah WK Makassar Strait, South Jambi, dan Selat Panjang,” papar Direktur Jenderal Migas, Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, Senin sore (13/8).

Djoko menjelaskan ketiga WK eksplorasi tersebut merupakan WK yang sudah dilelang pada tahap pertama lalu. Meskipun banyak peminatnya, namun ketiga WK eksplorasi tersebut akhirnya kembali dilelang karena badan usaha yang mengikuti lelang tahap pertama membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk melakukan evaluasi dokumen lelang.

“Untuk lelang reguler, waktu untuk mempelajari lapangannya cukup singkat sehingga kita lelang ulang dengan harapan badan usaha bisa mempelajari lebih dalam setelah mengambil bid dokumen,” paparnya.

Terkait dengan lelang tiga WK produksi, Djoko menjelaskan bahwa WK Makassar Strait, yang termasuk bagian dari proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) dianggap kurang ekonomis bagi kontraktor eksisting, sehingga tidak diperpanjang. Selain itu, Pertamina juga tidak tertarik untuk mengambil alih WK tersebut.

Sedangkan untuk WK South Jambi, sebelumnya Petrochina yang memenangkan WK tersebut. Namun karena beberapa alasan, akhirnya Petrochina mundur dari pengelolaan WK itu.

Untuk WK Selat Panjang, tengah berproduksi. Namun, pemilik WK tersebut diputuskan oleh pengadilan dalam kondisi pailit.

“Blok itu harus diterminasi, dan saat ini sedang dalam proses penandatanganan terminasinya. Besok tanggal 14 Agustus sudah bisa di-download dari aplikasi online untuk peserta lelang yang akan mengikuti lelang,” jelas Djoko.

Akses Bid Document lelang WK Migas Tahap II 2018 sudah dapat dilakukan melalui website http://e-wkmigas.esdm.go.id.

Untuk lelang WK produksi, akses bid document tanggal 14 Agustus – 20 September 2018; Kualifikasi document submission tanggal 21 – 28 September 2018; dan Bid terakhir tanggal 12 Oktober 2018.

Sedangkan untuk lelang WK eksplorasi, akses bid document tanggal 14 Agustus – 10 Desember 2018; Klarifikasi Forum tanggal 16 Agustus – 29 November 2018; dan Bid terakhir pada tanggal 10 Desember 2018.

Berikut rincian mengenai keenam WK migas yang ditawarkan tersebut:

1. WK Banyumas
Total area: 3,611.98 km2.
Region: onshore Jawa Tengah-Jawa Barat
Bonus tanda tangan: US$ 500.000.
Komitmen pasti 3 tahun pertama: studi G&G dan pengeboran satu sumur eksplorasi.

2. WK Andika Bumi Kita
Total area: 8,340.00 km2.
Region: offshore Jawa Timur
Water depth: kurang dari 200 m.
Bonus tanda tangan: US$ 500.000.
Komitmen pasti 3 tahun pertama: studi G&G dan pengeboran satu sumur eksplorasi.

3. WK Southeast Mahakam
Total area: 1,525.89 km2
Region: offshore Kalimantan Timur.
Water depth: Kurang dari 100 m.
Bonus tanda tangan: U$ 500.000.
Komitmen 3 tahun pertama: studi G&G dan pengeboran satu sumur eksplorasi.

4. WK Selat Panjang
Total area: 1,316.6 km2.
Region: onshore Riau.
Bonus tanda tangan: US$ 5.000.000.
Komitmen pasti 5 tahun: estimasi US$ 70.000.000, terdiri dari studi G&G, 6 sumur, seismik 2D 200 km, seismik 3D 200 km2.
Cadangan minyak: P1 (terbukti) sekitar 4,3 juta barel, potensial (P2) 2,61 juta barel dan cadangan mungkin (3P) sekitar 4,6 juta barel.
Cadangan gas: P1 sekitar 47,8 BSCF, P2 sebesar 62 BSCF dan P3 sekitar 68,7 BSCF.

5. WK South Jambi B
Total area: 1,539.30 km2
Region: onshore Jambi.
Bonus tanda tangan: US$ 5.000.000.
Komitmen pasti 5 tahun pertama: estimasi US$ 5.000.000, terdiri dari studi G&G, 1 sumur eksplorasi, seismik 2D 300 km, seismik 3D 400 km2.
Cadangan minyak: 0,6 juta barel.
Cadangan gas: P1 sekitar 217 BSCF, P2 diperkirakan 439 BSCF dan P3 sekitar 823,2 BSCF.

6. WK Makassar Strait
Total area: 1.555 km2.
Region: lepas pantai Selat Makassar, Kalimantan Timur.
Bonus tanda tangan: US$ 5.000.000.
Komitmen pasti 5 tahun pertama: estimasi sebesar US$ 50 juta terdiri dari studi G&G, seismik 3D 600 km2.
Cadangan di Lapangan West Seno: sisa cadangannya sampai 1 Januari 2017 untuk minyak dan kondensat, P1 sekitar 1,8 juta barel, P2 sekitar 2,15 juta barel dan P3 sebesar 4,1 juta barel.
Cadangan gas West Seno: P1 sekitar 288 BSCF, P2 sekitar 371 BSCF dan P3 diperkirakan n 450,8 BSCF.
Cadangan migas di Lapangan Maha sekitar
209 MMBOE.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here