Gardu Induk - Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Mesuji-Dipasena 150 kV di Tulangbawang, Lampung.

Bandar Lampung, Petrominer – PLN meresmikan lima Gardu Induk dengan total kapasitas 300 MVA yang tersebar di Provinsi Lampung. Kelimat gardu induk tersebut adalah GI Jati Agung, GI Ketapang, GI Langkapura, GI Dipasena, dan GI Mesuji.

Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Wiluyo Kusdwiharto, menjelaskan beroperasinya kelima Garduk Induk tersebut ini diharapkan meningkatkan keandalan pasokan listrik guna mendorong tumbuhnya investasi di Provinsi Lampung. Apalagi, selama ini, kelistrikan Sumatera secara khusus, dan dalam hal ini di Lampung, dalam keadaan aman dan cukup.

“Ketersediaan pasokan listrik yang cukup ini tentu akan mendorong munculnya industri dan bisnis serta membuat masyarakat lebih produktif, sehingga harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wiluyo, Kamis (24/9).

Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi, di Gardu Induk Jati Agung, Rabu (23/9). Didampingi General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, Pandapotan Manurung dan General Manager PLN Unit Induk Pembangunan, Dendi Kusumawardana.

Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi, mengapresiasi komitmen PLN untuk terus memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Lampung. Infrastruktur tersebut akan terus mendorong percepatan pembangunan kelistrikan di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan itu, Arinal menyampaikan harapannya agar PLN terus melanjutkan komitmen untuk terus membangun infrastruktur kelistrikan guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Lampung.

“Saya berharap, PLN dapat berkomitmen penuh dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan di Provinsi Lampung, meskipun dihadapkan dengan berbagai kondisi, seperti perbedaan geografis, sumber daya alam, budaya hingga politik di masing-masing daerah,” ungkapnya.

General Manager PLN UIW Lampung, Pandapotan Manurung, menjelaskan bahwa pembangunan gardu induk yang tersebar di lima lokasi di Provinsi Lampung itu dimaksudkan untuk memenuhi pasokan kebutuhan listrik bagi masyarakat Lampung.

“Khusus Gardu Induk Dipasena dan Gardu Induk Mesuji, PLN dapat melistriki masyarakat sebanyak 3.627 pelanggan di Dipasena dan 8.574 pelanggan di Mesuji,” ujar Pandapotan.

Sementara GI Ketapang dikhususkan untuk memperkuat pasokan listrik Lampung Selatan, khususnya di daerah kawasan industri dan pelabuhan. GI Langkapura guna meningkatkan keandalan energi listrik yang akan disalurkan ke pusat kota Bandar Lampung. Dan, GI Jati Agung memperkuat kelistrikan di daerah Kota Baru, Lampung Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here