Bengkulu Utara, Petrominer – Pemerintah kembali menyerahkan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) kepada desa gelap gulita. Kali ini, giliran Kabupaten Bengkulu Utara yang mendapatkan pembagian LTSHE dari Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Program ini merupakan upaya Pemerintah untuk memberikan penerangan kepada masyarakat yang belum menikmati listrik dan berada di wilayah terpencil, tertinggal dan terluar (3T) guna mewujudkan energi berkeadilan,” Direktur Panas Bumi, Ida Nuryatin Finahari, saat menyerahkan secara simbolis LTSHE kepada perwakilan masyarakat Desa Suka Baru, Bengkulu Utara, Minggu (6/1).

Menurut Ida, masih banyak masyarakat di Indonesia yang belum mendapatkan listrik, sementara Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) terbatas. Pada tahun 2018 lalu, total pembagian LTSHE mencapai sekitar 172.000 unit yang tersebar di 16 provinsi. Program ini akan berlanjut pada tahun 2019.

Dia juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara bisa menyampaikan usulan kepada Kementerian ESDM melalui Pemerintah Provinsi apabila masih terdapat desa gelap gulita di wilayahnya yang memerlukan pemasangan LTSHE.

Desa Suka Baru merupakan salah satu desa gelap gulita di Bengkulu Utara yang mendapatkan LTSHE tahun 2018. Tahun ini, Kabupaten Bengkulu Utara mendapatkan alokasi pemasangan LTSHE sebanyak 403 unit yang tersebar di tiga desa di dua kecamatan, yaitu yaitu Desa Suka Maju dan Suka Baru yang berada di Kecamatan Marga Sakti Seblat dan Desa Lebong Tandai yang berada di Kecamatan Napal Putih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here