Konversi BBM ke BBG bagi nelayan. Paket perdana tersebut terdiri dari mesin kapal, konverter kit, dan tabung LPG beserta isinya. (Pertamina)

Jakarta, Petrominer – Sejumlah nelayan dan petani tidak lama lagi akan menikmati akses energi bersih guna menunjang aktivitas perekonomiannya. Sebanyak 35 ribu paket konverter kit untuk mengkonversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) segera dibagikan ke para nelayan dan petani tersebut.

Surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Sasaran dan Petani Sasaran Tahun Anggaran 2020 telah diteken, Selasa lalu. Surat ini menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk mendistribusikan 35 ribu paket konverter kit tersebut ke nelayan di 42 kabupaten/kota dan petani di 24 kabupaten/kota.

“Pertamina siap menindaklanjuti penugasan Pemerintah untuk mendistribusikan 35.000 paket Konverter Kit untuk nelayan dan petani. Rinciannya, sebanyak 25.000 Konkit untuk nelayan di 42 kabupaten dan kota serta sebanyak 10.000 paket untuk petani di 24 kabupaten dan kota,” ujar Vice Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, Rabu (5/8).

Menurut Fajriyah, Pertamina akan bergerak cepat, dan segera melakukan proses pengadaan yang ditargetkan selesai akhir September 2020. Dengan begitu, pada minggu kedua Oktober 2020 sudah mulai bisa didistribusikan.

Tidak hanya itu, Pertamina juga akan menyiapkan pangkalan di wilayah petani dan nelayan yang menerima paket konverter kit gratis tersebut untuk mendukung ketersediaan isi ulang LPG.

Pendistribusian bantuan paket konverter kit oleh Pertamina bukan pekerjaan baru. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini telah mendistribusikan paket untuk nelayan sejak tahun 2016 dan hingga tahun 2019, dengan total bantuan 60.859 paket. Sementara untuk petani, Pertamina telah mendistibusikan sebanyak 1.000 paket yang dilakukan sejak tahun 2019.

Usai penandatanganan Surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Sasaran dan Petani Sasaran Tahun Anggaran 2020 di Ditjen Migas, Selasa pagi (4/8).

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Ego Syahrial, menyebutkan bahwa total anggaran dari program ini mencapai Rp 290 miliar. Dengan rincian, Rp 210,5 miliar untuk 25 ribu paket bagi nelayan sasaran dan Rp 79,5 miliar untuk 10 ribu paket bagi petani sasaran.

Paket konvertet kit untuk nelayan sasaran akan didistribusikan di 17 provinsi, 42 kabupaten/kota. Ke 17 provinsi tersebut adalah Daerah Istimewa Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

Sedangkan paket konverter kit untuk petani sasaran akan dibagikan di 6 provinsi, 24 kabupaten/kota.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here