Jajaran Direksi PLN mendampingi Plt Dirut PLN Sriepeni Inten Cahyani jelang pelaksanaan start lari 10K Electric Jakarta Marathon 2019.
Jakarta Marathon merupakan ajang yang sudah terdaftar di International Association of Athletics Federations (IAAF) dan diselenggarakan di minggu akhir bulan Oktober setiap tahunnya.
Electric Jakarta Marathon 2019 diikuti 16.500 pelari. Sebanyak 1.421 pelari berasal dari mancanegara, antara lain dari Malaysia, India, Amerika Serikat, Perancis, Belanda, Italia, Korea Selatan, Singapura, dan Jepang.
Para Direksi PLN termazuk Plt Dirut Sripeni Inten Cahyani bersiap di garis start Electric Jakarta Marathon 2019.
Dari Indonesia, pencapaian tertinggi diraih oleh Nikolas Albinus Sila (pria) dan Eni Rosita (wanita) dengan catatan waktu 2 jam, 45 menit, 15 detik dan 3 jam, 48 menit 30 detik.
Geofrey Kiprotich Birgen dari Kenya menjuarai full marathon pria, dengan catatan waktu 2 jam, 14 menit, 23 detik.
Juara I full marathon pria diraih Geofrey Kiprotich Birgen dari Kenya, dengan catatan waktu 2 jam, 14 menit, 23 detik. Sementara di kategori wanita dimenangkan oleh Peninah Jepkoech Kigen dengan catatan waktu 2 jam, 29 menit, 2 detik.
Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) kembali terlibat dalam lomba lari terbesar di Indonesia, Electric Jakarta Marathon yang digelar di Plaza Utara Gelora Bung Karno, Minggu (27/10). Tercatat 16.500 pelari terdaftar di Jakarta Marathon edisi ke-7 ini, bahkan 1.421 peserta diantaranya berasal dari mancanegara (32 negara).
Even tahunan ini dimulai dengan pelepasan peserta full marathon oleh Plt. Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kurleni Ukar, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Edy Junaedi, dan Chairman Jakarta Marathon, Sapta Nirwandar.
Rute yang dilalui para peserta Electric Jakarta Marathon 2019 menonjolkan keindahan landmark-landmark ikonik kota Jakarta seperti Kawasan Kota Tua, Fatahillah Square, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, dan Monas.
Tinggalkan Balasan