Lahomi, Petrominer – Pemerintah Kabupaten Nias Barat mendukung penuh jika di wilayahnya dibangun lagi Lembaga Penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga. Pemda siap membantu penyiapan lahan dan perizinannya.
Hal ini diungkapkan Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli usai meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak Lahomi di Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, Sabtu (2/12).
“Kita dukung kalau ada yang mau bangun SPBU. Lahan, lokasi dan izin kita bantu. Kita bersama DPRD akan buka akses. Kita akan permudah,” ujar Faduhusi.
Menurutnya, di Nias Barat bisa bangun dua SPBU lagi. Satu di dekat pelabuhan, dan satu lagi di perbatasan dengan Nias Selatan. Dia berharap PT Pertamina (Persero) bisa membantu untuk mendorong realisasi hal itu.
“Selisih harganya jika dikumpulkan luar biasa,” ujar Faduhusi.
Sebelumnya, warga Nias Barat selalu membeli BBM dari pengecer yang berada di wilayah tersebut. Pasalnya, SPBU terdekat berjarak 20 kilo meter (km) ke arah Sirombu dan 50 km ke arah Gunung Sitoli.
“Ini luar biasa. Sebelum ada SPBU ini, harga di pengecer tidak menentu. Harga BBM yang sama dengan wilayah lain akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Henry Ahmad, menyatakan dengan adanya SPBU yang menjual BBM dengan harga sama secara Nasional, masyarakat diharapkan akan meninggalkan penjual BBM eceran.
“Dengan adanya SPBU Pertamina ini, harganya dijamin sesuai dengan harga Pemerintah. Otomatis warga sekitar sini tidak akan ke pengecer. BBM di SPBU juga lebih bagus dan terjamin kualitasnya,” ujar Henry.
Untuk itu, dia kembali mengingatkan bahwa SPBU tidak diperbolehkan menjual BBM kepada pengecer, kecuali jika ada rekomendasi dari pemerintah daerah setempat yang alokasinya diperuntukkan bagi kalangan tertentu.









Tinggalkan Balasan