Palu, Petrominer – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi upaya yang telah dilakukan PT PLN (Persero) untuk memulihkan listrik Palu dan Donggala pasca gempa bumi yang terjadi Jum’at lalu (28/9). Wapres pun meminta PLN mempercepat kerja, khususnya perbaikan jaringan distribusi, agar listrik dari pembangkit bisa segera dirasakan oleh masyarakat korban gempa.

“Terima kasih atas upaya yang telah dilakukan untuk mengembalikan listrik pasca gempa, karena listrik banyak manfaatnya dan benar-benar dibutuhkan masyarakat dan juga membantu upaya pemulihan pasca bencana ini,” ujar Jusuf Kalla saat memimpin rapat koordinasi penanganan gempa bumi di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jum’at (5/10).

Menurut Wapres, pembangkit listrik dari Poso sudah siap memasok listrik, transmisinya juga dilaporkan baik dan sudah pulih 6 dari 7 Gardu Induk. Hanya saja, pintanya, segera diambil langkah-langkah percepatan perbaikan di sisi jaringan distribusinya.

Kerja cepat yang dilakukan oleh PLN yang dimulai sejak seminggu lalu melalui tim gabungan pemulihan kelistrikan Sulawesi Tengah pasca gempa bumi dan tsunami terus menunjukkan hasil positif. Pencapaian ini berkat dukungan tim PLN yang jumlahnya mencapai 1.141 orang. Mereka berasal dari unit-unit PLN seluruh Indonesia dengan keahlian di bidang pembangkitan, transmisi, distribusi serta supporting.

“Saat ini, dari 7 Gardu Induk (GI), PLN telah berhasil memulihkan pengoperasian 6 GI. Mencakup Poso, Palu, Donggala, Sigi, Parigi. Ini sudah sangat jauh berbeda jika dibandingkan saat gempa dan tsunami yang terjadi Jumat (28/9) lalu. Artinya, kemampuan pasok listrik PLN dari sistem Poso, ke Palu dan sekitarnya sudah mencapai 85 persen,” jelas Direktur PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda, di depan Wakil Presiden.

Syamsul Huda menegaskan bahwa untuk perbaikan di sisi jaringan distribusi, dari 45 penyulang (feeder), telah beroperasi 28 penyulang atau 62 persen penyulang sudah siap mensuplai listrik. Ditambah 8 persen yang dipasok dari mobile genset untuk daerah-daerah yang belum dapat dilayani melalui jaringan listrik PLN karena rusak akibat gempa dan tsunami. Sehingga total 70 persen listrik pasca gempa dan tsunami telah pulih.

Melalui rapat koordinasi ini, PLN diharapkan dalam minggu depan atau 14 hari pasca gempa, sistem kelistrikan akan pulih minimal 90 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here