PT Perta Arun Gas melakukan unload kargo LNG pertama untuk Pupuk Iskandar Muda, Rabu (1/4).

Lhokseumawe, Petrominer – Di tengah masa pandemi virus Corona (Covid-19) di berbagai wilayah di Indonesia, PT Perta Arun Gas (PAG) tetap berkomitmen untuk mendedikasikan kinerjanya memfasiltasi pengiriman sumber daya energi untuk Provinsi Aceh. Ini diwujudkan dengan melakukan unloading kargo LNG pertama untuk mendukung produksi pupuk PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Rabu (1/4).

President Director PAG, Arif Widodo, menjelaskan bahwa PIM merupakan salah satu Stakeholder PAG yang berdomisili di Wilayah Aceh Utara. PIM membeli LNG guna memenuhi kebutuhan operasionalnya. LNG tersebut dibawa menggunakan kapal untuk disimpan di tanki LNG PAG.

“Kargo ini merupakan kargo LNG pertama milik perusahaan pupuk yang didatangkan dari Bontang sebanyak 136.000 m3. LNG tersebut akan disimpan dan melalui proses regasifikasi di PAG untuk disalurkan ke pabrik PIM,” ujar Arif, Jum’at (3/4).

Selanjutnya, PAG akan melakukan regasifikasi sekitar 22 BBTUD atau setara 22.000 MMBTUD. Sementara pengiriman dan regasifikasi kargo selanjutnya akan menyesuaikan kebutuhan PIM.

“Kami berharap, PIM akan rutin melakukan regasifikasi,” tambah Arif.

Selama pandemi Corona, jelasnya, PAG telah memberlakukan aturan Protokol Covid-19 dalam mekanisme kerjanya, Upaya yang dimaksud guna pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja PAG serta operasional di Kilang tidak terganggu. Tentunya dengan mengikuti Peraturan Pemerintah, pemerintah daerah dan juga Pertamina sebagai Korporasi Perusahaan.

“Dalam situasi ini, PAG terus berupaya untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan energi di Aceh. Untuk itu, kami berharap koordinasi dan kerjasama yang baik, dan juga dukungan dari semua pihak yang ada,” ungkap Arif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here