Kalianda, Petrominer – PT PLN (Persero) memberikan trauma healing bagi korban tsunami Selat Sunda. Kegiatan ini dilakukan untuk menghilangkan ketakutan atau trauma akibat bencana yang melanda Banten dan Lampung Selatan pada Sabtu lalu (22/12).

Trauma healing diberikan di posko pengungsi di Lapangan Tenis Indoor Kalianda yang disediakan oleh PLN Lampung, Sabtu (29/12). Posko ini juga berlaku untuk dapur umum, logistik, ibu menyusui dan balita.

“Mereka yang masih merasakan trauma, kita lakukan trauma healing. Agar mereka bisa melupakan dan kembali semangat,” ujar Executive Vice President Corporate Communication&CSR PLN, I Made Suprateka.

Trauma healing dilakukan pada anak-anak dengan cara mengajak mereka mengikuti beberapa macam permainan sederhana yang diadakan oleh relawan PLN Lampung. Selain itu, disediakan juga peralatan alat tulis untuk anak-anak menggambar dan mewarnai. Ada juga pembagian boneka yang disumbangkan oleh para relawan dan donatur.

Sebelumnya sejumlah aktivitas sosial telah dilakukan sejak hari pertama dibukanya posko Lampung. Seperti penyediaan konsumsi bagi para pengungsi, Distribusi bantuan obat-obatan dan sembako serta pelayanan kesehatan.

Bersamaan dengan itu, bantuan dari PLN UID Lampung dan YBM masih berdatangan. Pada hari Sabtu, bantuan relawan dari PLN UP3 Kotabumi turut membantu pelaksanaan pemasakan makanan di dapur umum. Bantuan berupa sembako juga masih terus disalurkan baik dari PLN UID Lampung maupun dari masyarakat sekitar. Adapun jumlah relawan dari PLN UID Lampung sebanyak 25 orang, 7 koki, dan 10 tenaga sukarelawan.

Saat ini, jumlah pengungsi di Lapangan Tenis Indoor Kalianda berjumlah kurang lebih 800 orang. Konsumsi yang disediakan per hari ini sebanyak kurang lebih 3.000 bungkus. Dengan jumlah masing- masing 1.000 bungkus untuk makan pagi, makan siang dan makan malam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here