Lombok, Petrominer – Tim pelajar dari Indonesia untuk pertama kalinya berhasil memenangkan hadiah tertinggi di subkategori hidrogen pada kompetisi Urban Concept di Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023. Di final, Tim Semar Urban UGM dari Universitas Gadjah Mada mengalahkan tim dari Singapura di Sirkuit Mandalika, Sabtu (8/7).
Tim Semar Urban UGM berhasil mencapai jarak tempuh terbaik di 276,4 kilometer per kubik meter (km/m3). Tim ini mengalahkan juara sebelumnya, TP ECO FLASH dari Temasek Politeknik, Singapura, yang menduduki peringkat ketiga di tahun ini. Sementara tim HYD12OGEN dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura, menempati peringkat kedua di kategori yang sama.
“Ini sangat mengejutkan bagi kami karena ini adalah kali pertama kami berlaga di subkategori hidrogen. Hasil di babak ini menjadi suatu kebanggan serta menambah rasa percaya diri kami untuk menjalani babak Regional Championship,” ungkap Manajer Tim Semar Urban UGM, Eblin Alle Azarya.
Di dua subkategori lainnya pada kompetisi Urban Concept, tim-tim dari Indonesia menyapu bersih. Apatte62 Brawijaya Team 1 dari Universitas Brawijaya Malang juara dengan bahan bakar baterai elektrik. ITS Team Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Subaraya menjadi juara dengan bahan bakar internal combustion engine (ICE).

Hari ini, Minggu (9/7), tim Semar Urban UGM akan bertanding dengan tiga tim terbaik dari setiap kategori Urban Concept selama Regional Championship. Mereka akan bersaing untuk lolos ke global World Championship tahun ini.









Tinggalkan Balasan