Tuban, Petrominer – Meski belum beroperasi secara penuh, Pertamina GRR Tuban tetap berkomitmen dalam pengembangan lingkungan sekitar area operasi perusahaan. Salah satunya dengan menanam 20.000 bibit cemara laut guna menekan potensi dampak operasi kilang terhadap lingkungan sekitar, terutama area pantai.

Project Coordinator Pertamina GRR Tuban, Wiko Taviarto, menyampaikan bahwa program penanaman cemara laut ini diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam penyerapan efek CO2. Penanaman dan penghijauan area pantai dilakukan di tiga desa Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, yaitu Desa Jenu, Desa Mentoso, dan Desa Purworejo.

“Pohon cemara dapat menyerap pulusi udara seperti CO2, untuk 1 pohon bisa menyerap CO2 sebesar 126,51 kg per tahun. Bila dikalikan dengan jumlah pohon yang kita tanam sebanyak 20.000 pohon, maka jumlah CO2 yang bisa terserap mencapai 2.530.200 kg per tahun,” ungkap Wiko, usai kegiatan Seremoni Serah Terima Penanaman & Penghijauan Cemara Laut di Area Pantai Jenu Tuban, Rabu (17/2).

Dalam kegiatan penanaman dan peghijauan ini, Pertamina GRR Tuban bekerja sama dengan Yayasan Mangrove Center Indonesia, LSM yang fokus bergerak di bidang pelestarian lingkungan di Tuban dan Jawa Timur. Penanaman Cemara Laut ini sejatinya telah selesai dilakukan akhir Desember 2020 lalu.

Penanaman pohon Cemara di pesisir pantai Kecamatan Jenu ini merupakan salah satu upaya mitigasi bencana di wilayah tersebut. Tanaman ini diperlukan untuk perlindungan pesisir, penahan abrasi/erosi pantai, serta memecah ombak besar sehingga dapat mengurangi derasnya ombak sebelum mencapai daratan. Cemara dipilih karena merupakan tanaman endemik, berkayu dan memiliki masa hidup yang panjang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here