
Jakarta, Petrominer – PT United Tractors Tbk (UT) berpartisipasi dalam rangkaian Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang diselenggarakan di berbagai wilayah Indonesia. Melalui partisipasi ini, UT menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam upaya pengurangan risiko dan penanggulangan bencana,
Head of Corporate Communications and Sustainability Division UT, Dianwahyu Sri Purnomo, mengatakan partisipasi UT dalam rangkaian kegiatan Peringatan HKB 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana. Hal ini sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang waspada, tangguh, dan siap menghadapi situasi darurat.
“Melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, UT berharap dapat turut membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan bencana serta memperkuat budaya tangguh bencana di lingkungan sosial,” ujar Dianwahyu dalam keterangan resmi yang diterima PETROMINER, Rabu (13/5).
Peringatan HKB merupakan program nasional yang diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak tahun 2016. Tujuannya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Mengusung tema “Siap untuk Selamat” dengan subtema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana,” HKB 2026 menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana.
Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (26/4). Kegiatan ini berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) DKI Jakarta.
Program Edukasi
Sekretaris BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, menyampaikan bahwa peringatan HKB menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya sadar bencana di tengah masyarakat.
“Melalui kolaborasi lintas sektor, kami berharap kesiapsiagaan tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Marulitua.
Rangkaian acara HKB 2026 di Jakarta diisi dengan edukasi kebencanaan interaktif, pawai edukasi mengelilingi Bundaran HI, hingga pameran kebencanaan yang diikuti oleh berbagai instansi dan organisasi. Pada akhir kegiatan, masyarakat juga menerima media edukasi yang didistribusikan secara langsung oleh penyelenggara.
Selain di Jakarta, UT juga turut mendukung pelaksanaan kegiatan HKB di sejumlah wilayah operasional perusahaan, seperti Lumajang, Banda Aceh, dan Palu melalui berbagai program edukasi, simulasi kebencanaan, serta penguatan kapasitas masyarakat tangguh bencana.
Dalam kegiatan ini, UT turut berkontribusi aktif sebagai panitia sekaligus memberikan dukungan media edukasi kebencanaan berupa poster edukasi, buku tulis tangguh bencana, dan buku pendampingan kebencanaan.
UT juga berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Lumajang dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dalam pelaksanaan simulasi bencana di Desa Sumbermujur, wilayah rawan bencana di lereng Gunung Semeru. Kegiatan ini melibatkan anggota Katana Desa Sumbermujur dan SOBAT Tangguh SDN 02 Sumberwuluh dengan total 207 peserta sebagai upaya penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Sementara di Banda Aceh, UT melalui site Meulaboh turut mengikuti rangkaian kegiatan HKB bersama pemerintah daerah, BPBD, BNPB, TNI/Polri, dunia usaha, serta komunitas kebencanaan. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi aksi penanaman pohon sebagai upaya mitigasi preventif hingga apel kesiapsiagaan dan sosialisasi early warning system (EWS) kebencanaan kepada masyarakat.
Di Kota Palu, melalui keterlibatan UT Cabang Palu dalam berbagai rangkaian kegiatan HKB tingkat kota, mulai dari edukasi kebencanaan, lomba kesiapsiagaan, hingga apel siaga. Dalam kegiatan tersebut, UT Cabang Palu menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Palu atas kontribusi perusahaan dalam program penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan tangguh bencana serta dukungan terhadap pelaksanaan HKB 2026 tingkat Kota Palu.








