Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Tim Duffy, membantu memeriksa kembali penglihatan dan menyemangati para pasien pasca operasi katarak gratis.

Batangtoru, Petrominer – Rangkaian pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis yang diselenggarakan PT Agincourt Resources telah sukses mengembalikan penglihatan dan harapan hidup 842 orang atau total 1.123 mata. Untuk mendanai seluruh rangkaian kegiatan tahun ini, pengelola Tambang Emas Martabe ini menggelontorkan lebih dari US$ 130.000.

Dari jumlah tersebut, yang dioperasi adalah 1.072 mata dengan katarak dan 51 mata dengan pterygium. Masyarakat peserta operasi berasal dari berbagai daerah yakni Medan, Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Tapanuli Utara.

Presiden Direktur Agincourt Resources, Tim Duffy, berharap masyarakat dapat kembali beraktivitas dan produktif usai menjalani operasi mata ini.

“Kami meyakini kegiatan pemeriksaan dan operasi katarak gratis ini memberikan dampak berkelanjutan tak hanya bagi pasien yang telah berhasil menjalani operasi, tetapi juga kepada keluarga dan komunitas yang bersangkutan,” jelas Tim Duffy.

Senior Manager Corporate Communications Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, menambahkan bahwa jumlah mata yang telah berhasil dioperasi tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu, yang hanya mencapai 908 mata dari 627 orang.

Kendati telah berhasil dioperasi, Katarina berharap para pasien dan keluarganya juga benar-benar memperhatikan perawatan pasca operasi yakni pemakaian obat yang sesuai anjuran dan menjaga kebersihan mata.

“Para pasien jangan mengonsumsi alkohol, merokok, dan melakukan kegiatan fisik lainnya yang dapat mengganggu penyembuhan mata. Jika seluruhnya dijalankan dengan baik, maka mata akan semakin terang dan hasil bisa berfungsi secara maksimal,” tutur Katarina.

Rukiyah (42 tahun) mengaku senang dapat melihat kembali pasca mengikuti operasi katarak gratis. Kini, dia bisa membantu suaminya yang bermata pencaharian sebagai petani.

Hal senada diungkapkan Armansyah Tarepa (15 tahun). Dia menderita katarak setelah mata kirinya terkena pukulan dari temannya saat bermain bola kasti. Armansyah pun harus menjalani kegiatannya sehari-hari hanya mengandalkan mata kanannya.

Tambang Emas Martabe telah menggelar pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis sejak 2011. Hingga saat ini, telah berhasil mengembalikan penglihatan 8.434 mata dari 7.131 orang. Tambang Emas Martabe akan terus berkomitmen untuk memberikan harapan peningkatan kualitas hidup kepada masyarakat, khususnya yang ada di sekitar tambang.

Armansyah Tarepa (15 tahun) bersama salah satu peserta operasi katarak gratis Tambang Emas Martabe lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here