SUTET 500 kV membentang dari PLTU Tanjung Jati B – Pemalang (Batang), Jawa Tengah.

Batang, Petrominer – PLN kembali berhasil memberikan tegangan perdana (energize) dan mengoperasikan dua Proyek Strategis Nasional (PSN) ketenagalistrikan di Jawa Tengah. Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang melibatkan lebih dari 3.500 tenaga kerja lokal tersebut berpotensi menghemat hampir Rp 20 miliar per hari.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Octavianus Duha, menyatakan bahwa beroperasinya kedua proyek ini pada kondisi pandemi Covid-19 merupakan bentuk dedikasi dan pelayanan terbaik PLN untuk masyarakat. Kini, pasokan listrik di pulau Jawa khususnya pada sistem kelistrikan Jawa-Bali semakin terjaga, kapasitas meningkat dan semakin andal.

“Diharapkan, hal ini dapat bermanfaat dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat serta mendukung program pemerintah terkait pengembangan investasi,” ungkap Octavianus, Jum’at (4/6).

Dia menjelaskan, kedua infrastruktur ketenagalistrikan tersebut adalah Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) bertegangan 500 kilo volt (kV) PLTU Tanjung Jati B – Pemalang (Batang) dan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Batang. Operasional kedua infrastruktur ini menjadikan listrik di Pulau Jawa kian handal.

Keduanya berfungsi untuk mengevakuasi daya dari pembangkit-pembangkit berkapasitas besar di Pulau Jawa, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang berkapasitas 2×1000 Mega Watt (MW), serta PLTU Tanjung Jati B unit #5 dan #6 yang berkapasitas 2×1000 MW.

“Infrastruktur transmisi dan gardu induk ini diharapkan dapat semakin meningkatkan keandalan dan kapasitas pasokan listrik serta dapat memacu pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah utara Pulau Jawa,” jelasnya.

Terdiri dari 545 tower dan 1 Low Level Gantry, SUTET 500 kV PLTU Tanjung Jati B – Pemalang (Batang) membentang sepanjang 2 x 227,81 kilo meter sirkuit (kms) dari PLTU Tanjung Jati B, Jepara, Ungaran, sampai dengan GITET 500 kV Batang.

Sementara GITET 500 kV Batang yang berkapasitas 1.120 Mega Volt Ampere (MVA) terletak di Desa Kenconorejo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

“GITET ini akan semakin meningkatkan keandalan tegangan sistem backbone 500 kV Pulau Jawa dan menambah kapasitas pasokan listrik SUTET Jalur Utara Pulau Jawa yang membentang dari GITET Tanjung Jati B sampai GITET Cibatu Baru/Deltamas,” ujar Octavianus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here