Bojonegoro, Petrominer – Upaya peningkatan produksi minyak terus dilakukan oleh PT Pertamina EP. Salah satunya melalui Asset 4 Sukowati Field dengan melakukan program well intervention di sumur SKW-30. Sumur ini terletak di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Jawa Timur.
“Alhamdulillah upaya kami melalui well intervention di sumur SKW 30 memberikan hasil yang menggembirakan. Sukowati Field mendapat tambahan 1.034 BOPD dari upaya tersebut,” ujar General Manager Pertamina EP Asset 4, Deddy Syam, Rabu (23/12).
Deddy menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Well Intervention tersebut, dilaksanakan cementing ulang, kemudian dilakukan analisa carbon oxygen log untuk mengetahui kandungan HydroCarbon atau minyak, selanjutnya dilakukan upaya perforasi dan stimulasi.
“Kami lakukan upaya analisa mendalam terhadap potensi di bawah permukaan tanah dan kami optimalkan teknologi penyemenan (microcement), pemanfaatan CO log, teknologi stimulasi dan perforasi, Alhamdulillah berhasil,” ungkapnya.
Saat ini, lanjut Deddy, pihaknya menghadapi tantangan decline rate atau penurunan alamiah yang sangat tajam. Produksinya bertahan di angka 6.000 Barel Per Hari (BOPD).
“Dan berkat tambahan dari hasil Well Intervention sumur SKW 30, produksi Sukowati yang menjadi sekitar 6.958 BOPD. Kami akan upayakan agar produksi tetap berada di kisaran 8.450 Barel Per Hari hingga akhir 2020″, ujar Deddy.
Sementara itu, dalam momen briefing akhir tahun, Direktur Utama Pertamina EP, Eko Agus Sardjono, mengucapkan selamat atas upaya yang dilakukan oleh tim Asset 4.
“Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan tim Asset 4 dan Sukowati Field sehingga bisa menambah produksi hingga 1.000 BOPD melalui Well Intervention. Semoga hal positif ini bisa diikuti oleh asset lain sehingga Pertamina EP bisa memasuki tahun 2021 dengan kinerja yang terbaik,” pungkas Eko.
Dalam pertemuan yang digelar secara daring tersebut, dia juga menekankan aspek HSSE agar menjadi prioritas terlebih memasuki masa libur panjang.
“Dalam kesempatan ini saya menghimbau agar seluruh Perwira Pertamina EP untuk tetap waspada dan lakukan HSSE Golden Rules yaitu Patuh, Peduli, Intervensi. Dan terkait dengan kewaspadaan terhadap pencegahan penyebaran pandemi Covid-19, saya berharap agar seluruh aturan protokol yang diterbitkan oleh pemerintah dan turunannya, dan secara spesifik di lingkungan Pertamina untuk dapat kita laksanakan secara konsisten,” ujar Eko.








Tinggalkan Balasan