Pemeriksaan instalasi listrik di rumah pelanggan oleh PLN UID Jakarta Raya UP3 Bandengan di Kelurahan Jembatan Besi Kec.Tambora Jakarta Barat.

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) akan segera menerapkan tarif penyesuaian (adjustment tariff) untuk pelanggan listrik dengan daya listrik 900 VA nonsubsidi. Kebijakan tersebut direncanakan mulai berlaku awal tahun depan menyusul adanya pemangkasan subsidi untuk tahun anggaran 2020.

Menurut Direktur Strategis II PLN, Djoko R Abumanan, subdisi skema tarif penyesuian akan dikurangi. Hal ini tentunya bisa membuat tarif listrik berubah mengikuti harga minyak atau Indonesia Crude Price (ICP), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan laju inflasi, yang akan dievaluasi setiap tiga bulan.

“Kelompok yang tadinya disubsidi jadi tidak subsidi. Tapi belum tentu ada kenaikan tarif, karena tergantung dolar, ICP, dan inflasi. Masuk tarif penyesuaian 3 bulanan saja,” kata Djoko, Rabu (4/9).

Dia menjelaskan, kebijakan pemerintah menginginkan subsidi yang lebih tepat sasaran untuk pelanggan 900 VA. Selanjutnya, pelanggan yang masuk kategori rumah tangga mampu saja yang dicabut subsidinya.

Saat ini, terdapat 6,9 juta pelanggan 900 VA menerima subsidi dan akan beralih menjadi golongan non subsidi. Sehingga jumlah pelangan 900 VA non subsidi akan menjadi 27 juta pelanggan.

Dalam kesepakatan antara pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR, subsidi energi tahun 2020 dikurangi Rp 12,58 triliun menjadi Rp 124,873 triliun. Anggaran ini juga lebih rendah dari outlook pemerintah Rp 142,59 triliun (termasuk carry over subsidi listrik Rp 6 triliun). Anggaran subsidi energi tahun depan terdiri dari subsidi BBM dan LPG 3 Kg sebesar Rp 70,088 triliun, serta subsidi listrik sebesar Rp 54,79 triliun.

Penurunan anggaran subsidi listrik dikarenakan asumsi ICP diubah menjadi US$ 63 per barel dari sebelumnya US$ 65 per barel dalam RAPBN 2020. Selain itu Banggar juga menghilangkan carry over subsidi energi listrik yang direncanakan pemerintah Rp 6 triliun di RAPBN 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here