Gandeng Damri dan TEB, PLN bangun SPKLU perdana untuk Bus Listrik.

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) bersinergi dengan Perum DAMRI dan PT Tri Energi Berkarya (TEB) menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) perdana untuk bus listrik. Hal ini merupakan upaya PLN dalam memenuhi kebutuhan fasilitas pengisian energi seluruh jenis kendaraan listrik.

Penyediaan SPKLU Bus Listrik di Jakarta dilakukan oleh PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya bersinergi dengan Perum DAMRI dan PT Tri Energi Berkarya (TEB). Kerja sama ini ditandai dengan penandatangan kesepakatan kerja sama antara PLN, DAMRI, dan TEB di Booth PLN, Periklindo Electric Vehicles Show (PEVS) JIExpo Kemayoran, Senin (25/7).

Menurut General Manager PLN UID Jaya, Doddy B. Pangaribuan, SPKLU Ultra Fast Charging pertama dengan pola kemitraan sharing economic model ini menjadi pioner untuk SPKLU yang bisa untuk charge mobil maupun bus listrik.

“Kita berharap 1 SPKLU bisa melayani 10 kendaraan listrik. Jakarta sendiri masih punya cadangan listrik 36 persen, jadi jangan khawatir untuk pasokan listriknya,” kata Doddy.

Skema kerja sama penyediaan SPKLU ini menggunakan Skema Provide, Privately Owned and Operated (PPOO). PLN sebagai pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) akan menyediakan infrastruktur SPKLU dan platform teknologi informasi melalui menu Electric Vehicle pada aplikasi PLN Mobile. Sedangkan pihak DAMRI menyediakan lahannya dan TEB menyiapkan SPKLU beserta pengoperasian dan pemeliharaan.

General Manager Perum DAMRI Cabang Jakarta, Rahmat Santoso, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah awal pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia. DAMRI akan mengerahkan 53 unit bus merek E-Inobus untuk operasional angkutan perkotaan di wilayah Jakarta, Bandung dan Surabaya. Sedangkan 1 unit bus merek Edison Motors akan dioperasikan untuk angkutan bandara.

“Program bus listrik untuk angkutan perkotaan DAMRI juga berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan. Kerja sama dengan PLN dan TEB ini adalah langkah awal untuk sinergi berkelanjutan,” ungkap Rahmat.

Kolaborasi PLN, DAMRI, dan TEB dalam penyediaan SPKLU tentunya akan mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Selain membangun ketahanan energi nasional, hal tersebut juga akan berdampak terhadap penurunan emisi karbon dari sektor transportasi.

PLN membuka kerja sama dengan berbagai pihak untuk bisa mengakselerasi peningkatan infrastruktur kendaraan listrik. Bisnis SPKLU adalah bisnis masa depan yang akan terus berkembang dengan tumbuhnya kendaraan listrik di Indonesia. Tersedianya infrastruktur kendaraan listrik yang memadai bisa menjawab keraguan bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan listrik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here