Jakarta, Petrominer – PT United Tractors Tbk. komitmen untuk terus mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang berkualitas dan relevan sesuai dengan kebutuhan industri. Salah satunya dengan terus membuka ruang bagi siswa/i sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk berkompetisi secara sehat, mengasah keterampilan, dan memperluas wawasan industri.
CSR Manager United Tractors, Himawan Sutanto, menjelaskan komitmen tersebut direalisasikan melalui dukungan bagi penyelenggaraan Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKSN) Dikmen Bidang Lomba Teknik Alat Berat (TAB). Sepanjang tahun 2025 ini, United Tractors terlibat aktif dalam pelaksanaan LKSN di Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
“Kami percaya bahwa anak-anak muda dari SMK memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di masa depan. Melalui program ini, kami ingin memberikan lebih dari sekadar fasilitas, tetapi juga membuka kesempatan, membangun kepercayaan diri, dan menanamkan semangat kepada para peserta,” ujar Himawan, Selasa (12/8).
Puncak penyelenggaraan LKS Nasional Teknik Alat Berat 2025 digelar di Cakung, Jakarta Timur, pada 27-30 Juli 2025 lalu. Sebagai tuan rumah, United Tractors menyambut 38 peserta terbaik dari 19 provinsi.
Setelah serangkaian uji kompetensi yang ketat dan menantang, juara pertama berhasil diraih SMK Maarif NU 1 Sumpiuh dari Provinsi Jawa Tengah . Sementara juara kedua jatuh kepada SMKS Bina Bangsa Dampit dari Jawa Timur, dan posisi ketiga dimenangkan oleh SMKN 36 Jakarta. Ketiganya tidak hanya pulang dengan medali dan sertifikat, tetapi juga penghargaan berupa uang pembinaan serta beasiswa pendidikan dari Astra Tech untuk program Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Alat Berat (TRPAB).
“Kami berharap kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan dapat terus terjalin secara berkelanjutan, guna menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan, adaptif, dan berorientasi masa depan. Dengan program ini, generasi muda tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan untuk berkontribusi nyata di dunia kerja dan menghadapi tantangan industri yang terus berkembang,” ungkap Himawan.









Tinggalkan Balasan