Palu, Petrominer – Seminggu pasca gempa yang mengguncang Palu, Donggala, dan Sigi, PT PLN (Persero) telah berhasil memulihkan 45 penyulang dan 7 Gardu Induk. Tidak hanya itu, sebanyak 1.192 Gardu Distribusi dari total 2.253 Gardu Distribusi yang rusak juga sudah diperbaiki.

“Saat ini, seluruh penyulang di Palu sebanyak 45 penyulang telah berhasil dipulihkan oleh tim gabungan PLN. Dari total 2.253 Gardu Distribusi, kami juga telah berhasil memulihkan 50 persen atau 1.192 Gardu Distribusi. Tercatat juga beban puncak pemakaian listrik pada siang hari ini di Palu dan sekitarnya mencapai 25,4 Megawatt (MW),” ujar Direktur Bisnis Regional Sulawesi PLN, Syamsul Huda, Senin (8/10).

Sebelumnya, PLN juga telah berhasil memperbaiki 7 Gardu Induk (GI) atau 100 persen GI yang ada di Palu, Donggala dan Sigi. Seluruh GI tersebut kini telah kembali beroperasi.

“Hal ini tidak lepas dari kerja keras yang dilakukan oleh tim gabungan PLN untuk percepatan pemulihan listrik Palu, Donggala dan Sigi. Dengan keberhasilan ini maka secara sistem, pasokan listrik untuk Palu, Donggala dan Sigi sudah siap untuk kami suplai kembali. Saat ini kami tengah berfokus untuk secara bertahap memperbaiki jaringan listrik dan gardu distribusi lainnya yang terhubung langsung dengan pelanggan yang memang terdampak cukup parah akibat gempa,” jelas Syamsul Huda.

Dengan masuknya aliran listrik PLN di Sulteng pasca gempa ini, warga Palu sudah bisa memanfaatkan semaksimal mungkin terutama untuk penerangan dan aktivitas di malam hari. Dengan pulihnya listrik, baik Palu, Donggala maupun Sigi, diharapkan bisa segera recovery dan giat ekonomi bisa kembali bangkit.

Pembangunan jaringan listrik baru oleh Tim Gabungan PLN di Mamboro, Palu Utara. Infrastruktur kelistrikan di lokasi ini sebelumnya mengalami kerusakan yang cukup parah pasca terjadinya gempa dan tsunami di wilayah tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here