Selama Ramadhan-Lebaran, Operasional Rig Dipastikan Berjalan Normal

0
270
Salah satu rig electric milik Pertamina Drilling dengan teknologi terbaru.

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memastikan bahwa seluruh operasional perusahaan akan berjalan normal selama puasa Ramadhan hingga libur Hari Raya Idul Fitri 1446H/2025. Apalagi saat ini, Pertamina Drilling sedang mengoperasikan 50 rig pengeboran yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sedang mengoperasikan 50 rig, yang terdiri dari 47 rig onshore dan 3 rig offshore. Rig-rig tersebut tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Selain itu, Pertamina Drilling juga mengalokasikan 1 rig untuk Training Center.

“Kami memahami bahwa Ramadhan adalah bulan yang sangat penting bagi umat Muslim. Oleh karena itu, kami telah merencanakan operasional dengan baik, agar semua pekerja dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman tanpa mengganggu produktivitas,” ungkap Avep, Selasa (25/3).

Sebagai penyediaan layanan pengeboran terbesar di Indonesia, menurutnya, Pertamina Drilling memiliki tanggung jawab besar dan berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3) karyawan kapan pun dan di mana pun. Karena itulah, seluruh kegiatan perusahaan, baik pengeboran dan aktifitas di kantor pusat dipastikan tetap berlangsung tanpa hambatan, meskipun di tengah suasana bulan suci yang penuh dengan kegiatan keagamaan

Avep mengatakan, guna memastikan hal itu, pihaknya menggelar kegiatan Safari Ramadhan (SAFRAM) dan Management Walkthrough (MWT) di area pengeboran di lapangan Sanga-Sanga dan kantor Pertamina Drilling Balikpapan. Uniknya, dalam kegiatan SAFRAM kali ini, dihadirkan juga para istri pekerja.

“Kehadiran mereka bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penyambung pesan safety yang paling efektif. Mereka mengingatkan para suami dan rekan kerja akan keluarga yang senantiasa menanti di rumah,” paparnya.

Menurut Avep, kegiatan peninjauan langsung oleh management ke area kerja untuk bertemu dengan seluruh pekerja lapangan dan meninjau pekerjaan yang sedang berlangsung, memastikan kepatuhan standar, meningkatkan komunikasi serta kolaborasi, serta memberikan support terutama bagi pekerja yang tetap bertugas meninggalkan keluarganya. SAFRAM dan MWT kali ini juga diikuti oleh stakeholder dan pekerja. Selain ke wilayah kerja operasi Kalimantan Timur, MWT juga dilangsungkan di wilayah kerja operasi area Jawa.

“Selama bulan puasa hingga lebaran, setiap pekerjaan harus dilakukan dengan aman. Kepada pekerja agar tetap fokus dalam bekerja dan beribadah puasa, dan tetap menjalankan standar HSSE yang berlaku demi kelancaran serta keselamatan kerja, yaitu dengan tetap memperhatikan HSE Golden Rule yaitu patuh, intervensi dan peduli,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here