, ,

Sangatta Field Catat Produksi Minyak Tertinggi Sejak 2005

Posted by

 Semberah, Petrominer – Pertamina EP (PEP) Sangatta Field berhasil mencatatkan produksi minyak tertinggi dalam 18 tahun terakhir atau sejak tahun 2005. Kinerja ini dicapai setelah sumur pengembangan SBR-34 berproduksi secara natural flow sejak 26 Januari 2023 lalu sebesar 853 bopd (barrel of oil per day).

“Dengan capaian ini, produksi lapangan Sangatta naik menjadi 2.719 bopd, yang merupakan tertinggi dalam 18 tahun terakhir,” ungkap General Manager Zona 9 Subholding Upstream Pertamina, Andre Wijanarko, Kamis (2/2).

Andre menyampaikan bahwa perusahaan akan mempertahankan kinerja positif ini. Di antaranya dengan terus berinvestasi melalui kegiatan pengeboran sumur-sumur baru sebagai langkah strategis dalam menahan laju penurunan produksi alamiah dan juga menjaga tingkat produksi migas.

“Capaian yang baik pada sumur SBR-34 ini diharapkan dapat membawa dampak positif dan semangat seluruh pekerja yang terlibat dalam kegiatan pengeboran sumur-sumur berikutnya. Tahun 2023 ini, kami berencana melakukan pengeboran 12 sumur di lapangan Sangatta,” ungkapnya.

Agar bisa mempertahankan kinerja positif ini, sinergi yang maksimal pun akan terus dilaksanakan. Salah satunya melalui penyusunan proposal yang komprehensif sehingga dapat dihasilkan rencana pengembangan yang kuat dan fleksibel dalam kondisi yang volatile yang dihadapi.

Sementara itu, Manager Subsurface Development Area 2 Zona 9, Budi Darmawan, menjelaskan bahwa sumur SBR-34 merupakan sumur terakhir yang ditajak tahun 2022 dan juga menjadi sumur pertama yang berproduksi tahun 2023.

“Sumur ini dibor dengan kedalaman 1.273 mMD dan dikerjakan kurang dari satu bulan,” jelas Budi.

Dia mengakui bahwa peningkatan produksi dari sumur SBR-34 ini yang dinilai memiliki magnitude besar telah memberikan nuansa positif terhadap upaya Perusahaan dalam mempertahankan tingkat produksi dan menahan laju penurunan produksi alamiah.

”Kami menerapkan praktik terbaik, inovasi dan teknologi dalam operasi migas Perusahaan agar dapat mendukung pencapaian target produksi migas nasional. Keberhasilan ini dan selanjutnya tidak lepas dari upaya bersama dan terus menerus dari seluruh perwira Sangatta Field dan Zona 9,” ujar Budi.

Pertamina EP Sangatta Field merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional 3 yang dinakhodai oleh PT Pertamina Hulu Internasional. PEP Sangatta Field bersama anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya terus melakukan beragam inovasi dan aplikasi teknologi dalam menghasilkan energi yang selamat, efisien, handal, patuh, dan ramah lingkungan demi mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *