
Bangkok, Petrominer – Perusahaan inspeksi, sertifikasi, dan konsultasi teknik RINA memperkuat kerja sama dengan PTT Public Company Limited (PTT) untuk mendorong inovasi dan dekarbonisasi di sektor energi, industri, dan maritim. Kerja sama ini dituangkan dalam dua Nota Kesepahaman (MoU) antara RINA dan PTT melalui PTT Innovation Institute (PTT InI), yang ditandatangi di Bangkok, 26 September 2026 lalu.
Kedua MoU tersebut menjadi landasan kolaborasi penelitian, kerja sama teknis, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Fokusnya mencakup pengembangan teknologi untuk mendukung transisi energi dan pengurangan emisi karbon.
Sejumlah bidang yang akan dieksplorasi antara lain bahan bakar alternatif dan rendah karbon, Sustainable Aviation Fuel (SAF), elektrifikasi kapal, digitalisasi, pengelolaan karbon, kesiapan hidrogen, serta pemanfaatan cold energy.
Kolaborasi juga membuka peluang penerapan teknologi tersebut pada pusat data dan Small Modular Reactors (SMR), termasuk pengembangan program pembelajaran dan pelatihan bagi sektor maritim dan industri.
RINA Consulting akan berkontribusi melalui keahlian konsultasi teknik, sedangkan RINA Services menangani sertifikasi, verifikasi, asuransi, dan klasifikasi. Pelaksanaan kegiatan mengacu pada prinsip kompetensi, independensi, dan integritas yang diakui secara internasional.
Commercial Executive Vice President RINA Consulting, Saverio Scopelliti, mengatakan kerja sama tersebut diarahkan untuk mempercepat inovasi dan pengembangan teknologi yang mendukung transisi energi.
“Kami ingin mendukung inovasi, pengembangan teknologi, serta pengkajian solusi-solusi baru di sektor energi, industri, dan maritim,” ujar Scopelliti dalam keterangan resmi yang diterima PETROMINER, Selasa (6/10).
Sementara Marine Market Development Vice President RINA Services, Pino Spadafora, menilai transisi energi membutuhkan sistem sertifikasi dan verifikasi yang kuat serta terpercaya. Layanan pihak ketiga yang independen dapat membantu memastikan penerapan teknologi baru berlangsung secara aman dan andal di berbagai sektor industri.
Ini bukan sekadar penandatanganan MoU, tetapi kolaborasi RINA dan PTT untuk mengembangkan teknologi transisi energi. Mulai bahan bakar rendah karbon, elektrifikasi kapal, hidrogen hingga pengelolaan karbon. Kerja sama ini juga untuk memastikan bahwa teknologi tersebut dapat diterapkan secara aman dan terpercaya.








Tinggalkan Balasan