, ,

Revitalisasi Kilang Bawa Pertamina Unggul di Asia

Posted by

Jakarta, Petrominer — PT Pertamina (Persero) optimistis performa seluruh kilang perseroan pada tahun 2023 akan melebihi poin 9 jika mengacu pada tingkat kompleksitas versi Nielson Complexity Index (NCI).

Tak hanya itu, manajemen perusahaan minyak dan gas bumi pelat merah ini juga meyakini kualitas produk yang dihasilkan dari fasilitas kilang Pertamina akan meningkat dari standar EURO 2 ke EURO 4, sesuai dengan tenggat akhir penggunaan bahan bakar minyak (BBM) berstandar EURO 2 yang dipatok pemerintah pada tahun 2025.

Dengan begitu manajemen Pertamina optimistis produk-produk yang dihasilkan dari seluruh kilang perseroan akan mampu bersaing dengan produk kilang lainnya di kawasan Asia.

“Saat ini (minyak) yang diolah hanya jenis sweet crude, atau minyak mentah yang memiliki sedikit sulfur yang ketersediaannya sudah mulai berkurang. Nantinya jenis minyak mentah dengan jenis sour crude atau dengan kandungan sulfur yang tinggi sudah dapat diolah,” ujar Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina, Rachmad Hardadi, Senin (27/3).

Seperti diketahui, Pertamina memiliki 7 unit fasilitas kilang yang terdiri dari: RU I Pangkalan Brandan, RU II Dumai, RU III Plaju, RU IV Cilacap, RU V Balikpapan, RU VI Balongan, dan RU VII Kasim. Namun, lantaran sudah tak lagi memperoleh pasokan minyak dan gas bumi sejak tahun 2007 Pertamina menutup kegiatan operasi RU I Pangkalan Brandan yang memiliki nilai historis bagi industri perminyakan Indonesia.

Alhasil, saat ini Pertamina hanya mengoperasikan 6 unit kilang berkapasitas total 1,05 juta barel per hari (input) dengan jumlah produksi berkisar 800 ribu hingga 900 ribu per hari (output). Untuk memenuhi kebutuhan jumlah konsumsi bahan bakar nasional yang berada di angka 1,6 juta barel per hari, Indonesia pun harus mengimpor sekitar 700 ribu barel per hari guna menutup defisit kebutuhan bahan bakar minyak.

Rachmad menjelaskan, sejalan dengan besarnya defisit kebutuhan bahan bakar minyak dan tren peningkatan jumlah konsumsi saat ini pihaknya tengah mengupayakan program peningkatan kapasitas kilang melalui Refinery Development Master Plan (RDMP) untuk empat fasilitas hingga mencapai kapasitas produksi sebanyak 1,6 juta barel per hari.

Di mana empat kilang yang sedianya bakal ditingkatkan kapasitasnya meliputi: RU V Balikpapan, RU VI Balongan, RU IV Cilacap, dan RU II Dumai.

Selain itu, Rachmad bilang Pertamina juga akan memperoleh tambahan produksi dari program New Grass Root Refinery (NGRR) Tuban dan Bontang dengan kapasitas produksi masing-masing sebanyak 300.000 barel per hari.

Dia menegaskan seluruh pekerjaan tadi ditargetkan dapat selesai pada tahun 2023 atau sejalan dengan amanah Peraturan Presiden no 146 tahun 2015 tentang Pelaksanaan dan Pengembangan Kilang Minyak Dalam Negeri.

“Proyek pengembangan dan pembangunan kilang minyak baru akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan berdaulat dalam hal energi. Semangat Merah Putih harus terus dikobarkan kepada seluruh pekerja. Selain tentunya, dukungan dari pemangku kepentingan agar program mega proyek ini dapat diselesaikan sesuai target,” imbuhnya.

Jika sesuai rencana, pada akhir 2019 proyek RDMP kilang Balikpapan akan memperoleh tambahan kapasitas produksi sebanyak 100.000 barel per hari sehingga menjadi 1,1 juta barel per hari. Sedangkan di akhir 2021, produksi bahan bakar minyak Pertamina akan bertambah sebesar  300.000 barel per hari dari kilang minyak Tuban  sehingga akan menambah kapasitas total kilang Pertamina menjadi 1,4 juta barel per hari.

Pada tahun 2022, RDMP Kilang Cilacap akan beroperasi sehingga Pertamina akan mendapat tambahan 20.000 barel per hari. Sementara pada 2023 proyek RDMP Kilang Dumai dan Balongan akan beroperasi dengan tambahan produksi 280.000 barel per hari.

Ada pun pada saat yang bersamaan Kilang Bontang akan memproduksi minyak sebanyak 300.000 barel per hari. Dengan adanya proyek RDMP dan NGRR, pada tahun 2023 bahan bakar minyak yang dihasilkan oleh Pertamina mencapai 2,2 juta barel per hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *