, ,

Rebranding, PTK Jadi Penyedia Tenaga Maritim Skala Global

Posted by

Jakarta, Petrominer PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) bertekad menjadi institusi pemasok tenaga di bidang jasa maritim (marine) terdepan untuk semua anak usaha perusahaan PT Pertamina (Persero). Tekad ini kian kuat menyusul selesainya program rebranding anak usahanya, yakni Pertamina Marine Solutions yang memiliki fokus bisnis pada Manpower Supply, Crewing, Ship Management, dan General Services.

“Ke depannya, subholding yang membutuhkan tenaga maritim haruslah dari PTK, karena kami memiliki networking dan kader-kader yang berkualitas,” ungkap Direktur Utama PTK, Nepos MT Pakpahan, Rabu (28/12).

Nepos menyebutkan bahwa PTK akan membuat sistem di mana setiap anak usaha yang membutuhkan tenaga maritim harus ke PTK. Dengan begitu, ruang lingkup kegiatan pekerja PTK tidak hanya sebatas di PTK saja.

Guna mencapai target itu, PTK terus melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas dan kemampuan para pekerjanya. Tidak hanya itu, Manajemen PTK juga akan melakukan kegiatan-kegiatan seperti mengirim pekerja melaksanakan tugas belajar ke luar negeri, belajar di universitas yang termasuk dalam 50 universitas ternama di dunia, magang atau benchmark di perusahaan-perusahaan multinasional, serta mengikutsertakan pekerja mendapatkan berbagai sertifikasi dan pendidikan lainnya.

“Dengan adanya peningkatan kemampuan, dan kepemilikan sejumlah sertifikasi, akan membuka wawasan pekerja dalam menjalankan tugas-tugasnya yang tentu nantinya akan berdampak positif pada perusahaan,” paparnya.

Bagi PTK, Human Capital Management (HCM) memiliki peran strategis terkait pengembangan SDM. Hal ini telah diintegrasikan dengan Rencana Kerja Jangka Panjang (RJPP) dan Key Performance Indicators (KPI) tahunan.  Adapun komitmen pengembangan HC dalam RJPP adalah Becoming Reliable Partner, Ensuring Best in Class Productivity and Growing Remarkable Talent.

Menurut Nepos, HCM berperan penting dalam memastikan rasio HC Productivity (perbandingan antara indikator kinerja perusahaan dengan jumlah pekerja) terkendali dan kian meningkat seiring waktu. HCM juga dapat memastikan organisasi PTK menyesuaikan dengan tantangan bisnis dan sesuai dengan visi subholding Integrated Marine Logistics (IML) dan Pertamina (Persero).

Saat ini, PTK memiliki banyak pekerja yang sudah berpengalaman di dunia kemaritiman. Selain itu, pekerja dari golongan milenial juga terus bertambah yang nantinya akan mengisi posisi-posisi strategis di level senior. Dalam menjembatani pengembangan karir seiring dengan kemajuan perusahaan, para pekerja senior akan terus membimbing dan membuka wawasan pekerja junior, dan terlibat langsung dalam kegiatan bisnis dengan pihak eksternal PTK.

“Untuk melakukan penetrasi pasar, PTK telah mengalokasikan anggaran khusus setiap tahunnya dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) untuk peningkatan kompetensi sumber daya manusia, termasuk diantaranya pelaksanaan training, sertifikasi, upskilling hingga assessment program,” ujar Nepos.

PTK merupakan anak usaha PT Pertamina International Shipping dan bagian dari subholding Integrated Marine Logistics, yang menyediakan berbagai jenis jasa maritim terintegrasi. Perusahaan yang awalnya bernama PT Pertamina Tongkang ini didirikan pada 9 September 1969 dan berganti nama menjadi PTK pada 29 November 2011. Hingga saat ini, PTK telah mengelola 104 pelabuhan Pertamina serta 343 armada kapal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *