, ,

Rasio Desa Berlistrik Kaltim Capai 100 Persen

Posted by

Balikpapan, Petrominer – Rasio desa berlistrik di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah mencapai 100 persen. Ini artinya seluruh desa di provinsi tersebut telah mendapatkan aliran listrik.

Namun tugas belum usai, kini para petugas PT PLN (Persero) berupaya melistriki desa-desa yang belum mendapat aliran listrik dari PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi. Salah satunya dengan melistriki tiga desa di Kecamatan Komam, Kabupaten Paser.

Ketiga desa tersebut adalah Desa Lusan, Desa Long Sayo, dan Desa Binangon. Kehadiran listrik PLN pun disambut syukur oleh warga desa tersebut, yang sebelumnya secara swadaya menggunakan genset untuk menghasilkan listrik.

“Penantian yang cukup panjang hingga warga di tiga desa kami bisa menikmati listrik dari PLN. Kami sangat bersyukur, akhirnya warga desa kami bisa mendapatkan listrik yang lebih layak dan lebih nyaman,” ungkap Camat Komam, Abdul Rasyid, Jum’at (28/8).

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UIW Kaltimra), Sigit Witjaksono, menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur untuk melistrik tiga desa tersebut masuk dalam program desa berlistrik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi Kaltim.

“Jadi walaupun sekarang sudah 100 persen desa berlistrik, program ini terus kami jalankan untuk melistrik masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik PLN,” ungkap Sigit.

Untuk mengaliri listrik ke tiga desa tersebut, PLN harus membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 29,15 kms dan 5 unit Gardu Distribusi dengan total daya 475 kVA. Selain itu, ada beberapa tantangan dan kendala, yaitu akses jalan yang kurang baik pada saat mendistribusikan material jaringan.

“Selama pandemi ini, protokol kesehatan tetap kami perhatikan. Tantangan terbesar dalam melistriki daerah pedesaan adalah medan yang harus ditempuh dalam mendistribusikan material. Terkadang harus menyusuri sungai, melewati hutan, ataupun medan lumpur yang berat, namun Alhamdulillah berkat ketekunan dan semangat teman-teman di lapangan, penyalaan listrik bisa kita realisasikan,” jelas Sigit.

Provinsi Kaltim terdiri dari tiga Kota dan tujuh Kabupaten. Dari total 10 kota/kabupaten tersebut dibagi lagi menjadi 103 kecamatan dan 1.038 Desa.

Dari total 1.038 desa di Kaltim, seluruhnya telah berlistrik atau 100 persen Rasio Desa Berlistrik dengan komposisi 803 Desa (77,4 persen) dilistriki oleh PLN dan 235 (22,6 persen) dilistriki oleh Non PLN (Genset Pribadi/PLTS Komunal/LTSHE/Swasta). Sementara untuk rasio elektrifikasi, Kaltim telah mencapai 94,6 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *